detikNews
2019/11/09 17:37:02 WIB

3 Anggota Parlemen Pro-Demokrasi di Hong Kong Ditangkap Polisi

Novi Christiastuti - detikNews
Halaman 1 dari 2
3 Anggota Parlemen Pro-Demokrasi di Hong Kong Ditangkap Polisi Polisi Hong Kong siaga di dekat area permukiman usai terlibat bentrokan dengan demonstran (AP Photo/Kin Cheung)
Hong Kong - Tiga anggota parlemen pro-demokrasi di Hong Kong ditangkap polisi. Penangkapan ini terkait insiden pertengkaran yang terjadi di dalam gedung parlemen.

Seperti dilansir AFP, Sabtu (9/11/2019), pertengkaran itu terjadi pada Mei lalu saat para anggota parlemen pro-demokrasi berupaya menghentikan pembahasan rancangan undang-undang (RUU) ekstradisi yang kontroversial karena mengatur ekstradisi ke daratan utama China.

Pada saat itu, pemimpin Hong Kong, Carrie Lam, sedang mempercepat pembahasan RUU ekstradisi di Dewan Legislatif. Hal itulah yang kemudian memicu unjuk rasa besar-besaran di Hong Kong yang berlanjut hingga kini. RUU itu telah resmi dicabut namun unjuk rasa masih berlanjut.


Tiga anggota parlemen pro-demokrasi yang ditangkap pada Sabtu (9/11) waktu setempat, tidak disebut lebih lanjut identitasnya. Terkait kasus yang sama, empat anggota parlemen lainnya diminta mendatangi kantor polisi setempat pada Sabtu (9/11) waktu setempat, untuk diperiksa.

Para anggota parlemen itu dijerat dakwaan terkait kekacauan di dalam gedung Dewan Legislatif Hong Kong (LegCo), yang memiliki ancaman hukuman hingga satu tahun penjara jika terbukti bersalah.

"Aksi protes yang telah berlangsung selama lima bulan belum selesai, tapi pemerintah sudah meluncurkan penangkapan besar-besaran terhadap para legislator pro-demokrasi dalam kerja sama dengan polisi," demikian pernyataan gabungan anggota parlemen pro-demokrasi Hong Kong.


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com