Korut Klaim Sukses Uji Coba Peluncur Roket 'Super Besar'

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 01 Nov 2019 08:43 WIB
Uji coba peluncur roket Korut (KCNA via REUTERS)
Uji coba peluncur roket Korut (KCNA via REUTERS)
Pyongyang - Korea Utara (Korut) mengklaim sukses menguji coba sebuah sistem peluncur roket 'super besar'. Klaim ini disampaikan usai laporan otoritas Korea Selatan (Korsel) menyebut Korut kembali meluncurkan proyektil pada Kamis (31/10) waktu setempat.

Seperti dilansir AFP dan Reuters, Jumat (1/11/2019), militer Korsel sebelumnya menyebut Korut meluncurkan dua proyektil jarak pendek dari Provinsi Pyongan Selatan. Masing-masing proyektil disebut mengudara sejauh 370 kilometer dan pada ketinggian 90 kilometer, sebelum jatuh ke lautan sebelah timur Korut.

Pernyataan kantor berita Korean Central News Agency (KCNA) menyebut Korut menguji coba 'peluncur roket multipel super besar' pada Kamis (31/10) waktu setempat. Diketahui bahwa Korut juga menguji coba sistem persenjataan yang sama pada Agustus dan September lalu.


Disebut KCNA dalam artikelnya bahwa uji coba itu dilakukan untuk 'memverifikasi keamanan sistem tembak berkelanjutan pada peluncur'. Menurut KCNA, sistem tembak berkelanjutan pada peluncur roket multipel itu mampu 'menghancurkan total' sebuah kelompok target musuh dalam serangan mendadak.

KCNA mengklaim bahwa uji coba itu dilakukan dengan sukses. Disebutkan juga oleh KCNA bahwa pemimpin Korut, Kim Jong-Un, telah 'menyampaikan kepuasan... dan mengirimkan ucapan selamat' kepada tim ilmuwan yang terlibat.

Surat kabar nasional Korut, Rodong Sinmun, mempublikasikan sebuah foto peluncur roket, yang diselimuti kobaran api dan kepulan asap warna kuning.

Diketahui bahwa dalam dua uji coba sebelumnya, Korut mengklaim keberhasilan pihaknya mengindikasikan kemajuan pengembangan persenjataan Korut, sementara perundingan dengan Amerika Serikat (AS) tidak jelas.

Korut terakhir kali melakukan aktivitas peluncuran pada 2 Oktober lalu, saat menguji tembak sebuah rudal berbasis kapal selam. Jika persenjataan tersebut terkonfirmasi, maka kemampuan menembakkan rudal dari kapal selam yang dimiliki Korut akan mengubah keseimbangan militer di Semenanjung Korea.

(nvc/jbr)