71 Orang Tewas dalam Kebakaran Kereta, PM Pakistan Perintahkan Penyelidikan

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 31 Okt 2019 17:32 WIB
Kondisi gerbong kereta yang hangus terbakar (REUTERS/Stringer)
Kondisi gerbong kereta yang hangus terbakar (REUTERS/Stringer)

Sekitar 44 orang lainnya mengalami luka-luka dalam insiden ini. Para korban luka telah dilarikan ke sejumlah rumah sakit setempat.

"Sungguh sedih atas tragedi mengerikan ini... Belasungkawa saya bagi keluarga korban dan dia saya bagi kesembuhan cepat para korban luka," ucap Perdana Menteri (PM) Pakistan, Imran Khan, dalam pernyataan via Twitter. "Saya telah memerintahkan penyelidikan segera," imbuhnya.

Diketahui, sejumlah penumpang dilaporkan sedang memasak sarapan di dalam kereta dengan kompor gas, saat ledakan terjadi. Nawaz menyebut dua tabung gas kecil (gas canister) yang dipakai memasak, tiba-tiba meledak dan memicu kebakaran. Banyak warga Pakistan yang membawa makanan dalam perjalanan kereta yang panjang, namun membawa tabung gas ke dalam kereta, dilarang. Nawaz menegaskan bahwa penyelidikan tengah dilakukan terhadap hal tersebut.


Diketahui juga bahwa sebagian besar penumpang dalam kereta yang terbakar merupakan para peziarah yang akan menghadiri acara keagamaan bernama Tablighi Ijtema -- salah satu yang terbesar di Pakistan-- di Lahore, yang digelar mulai Kamis (31/10) ini hingga Minggu (3/11) mendatang.

Rangkaian kereta yang bernama Tezgam -- salah satu layanan kereta paling tua dan paling populer -- itu biasanya melayani rute antara Karachi dan Rawalpindi. Namun pada Kamis (31/10) waktu setempat, rute kereta dialihkan untuk memfasilitasi para peziarah yang bepergian ke Lahore.

Halaman

(nvc/haf)