Nyaris 80 Persen Postingan Medsos Palsu, Thailand Buka Pusat Anti-Fake News

Nyaris 80 Persen Postingan Medsos Palsu, Thailand Buka Pusat Anti-Fake News

Rita Uli Hutapea - detikNews
Rabu, 30 Okt 2019 17:11 WIB
ilustrasi (Foto: detikINET/Irna Prihandin)
ilustrasi (Foto: detikINET/Irna Prihandin)
Bangkok - Untuk pertama kalinya, Thailand akan membuka pusat pengawasan untuk memerangi berita-berita palsu (fake news) di negeri itu.

Pusat monitoring berita-berita palsu yang diberi nama Anti-Fake News Center tersebut akan mulai bekerja pada Jumat (1/11) mendatang dengan menggunakan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan dan para pengawas terlatih untuk menandai postingan-postingan di segala hal mulai dari layanan kesehatan hingga kebijakan pemerintah.

Demikian disampaikan Menteri Perekonomian Digital dan Kemasyarakatan Buddhipongse Punnakanta seperti dikutip kantor berita AFP, Rabu (30/10/2019).

"Semua negara menghadapi masalah berita-berita palsu... khususnya rakyat Thai," katanya kepada AFP.


Buddhipongse mengatakan bahwa nyaris 80 persen postingan online atau media sosial (medsos) adalah palsu atau menyesatkan.

Dijelaskannya, Anti-Fake News Center ini akan memiliki laman Facebook di mana contoh temuan berita-berita palsu akan dipublikasi dan para pengguna bisa memasukkan informasi.
Selanjutnya
Halaman
1 2