Dipenjara Atas Kasus Pencurian, Pria Iran Juga Dipotong Tangannya

Dipenjara Atas Kasus Pencurian, Pria Iran Juga Dipotong Tangannya

Rita Uli Hutapea - detikNews
Jumat, 25 Okt 2019 12:06 WIB
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Teheran - Seorang pria Iran yang dipenjara karena kasus-kasus pencurian, telah dipotong satu tangannya di sebuah penjara di utara negeri republik Islam itu.

Departemen Kehakiman provinsi Mazandaran menyatakan, pria tersebut telah mengaku atas 28 kasus pencurian dan amputasi salah satu tangannya dilakukan di kota Sari pada Rabu (23/10) waktu setempat.

Disebutkan kementerian dalam statemennya seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (25/10/2019), bahwa "pencuri profesional" itu telah melakukan aksi-aksinya di Mahmoudabad, kota di Laut Kaspia dan juga di sekitarnya. Tidak disebutkan identitas pria Iran tersebut.


Amnesty International, kelompok HAM yang berbasis di London, Inggris mengutuk amputasi tangan pria tersebut.

"Pemotongan dan mutilasi perorangan yang direncanakan bukanlah keadilan. Ini merupakan serangan mengerikan terhadap martabat manusia," kata Saleh Higazi, wakil direktur Amnesty untuk Timur Tengah dan Afrika Utara.

"Reformasi terhadap hukum pidana Iran yang akan mengakhiri praktik keterlaluan ini sudah lama ditunggu," imbuhnya dalam sebuah statemen.

Berdasarkan hukum syariah Islam di Iran, amputasi diizinkan untuk kejahatan seperti pencurian. Jumlah kasus amputasi yang dilaporkan dalam beberapa tahun ini terbilang sedikit.



(ita/ita)