detikNews
Selasa 22 Oktober 2019, 04:18 WIB

Polisi Tembak Mati 4 Orang, Ribuan Warga Bangladesh Protes

Zunita Putri - detikNews
Polisi Tembak Mati 4 Orang, Ribuan Warga Bangladesh Protes Foto ilustrasi Facebook: Reuters
Jakarta - Ribuan orang melakukan aksi protes kepada polisi Bangladesh setelah menembak mati 4 orang. Polisi melepaskan tembakan itu dengan alasan sebagai pertahanan diri.

Dilansir Reuters, Selasa (22/10/2019), sekitar 20.000 umat Muslim menyerukan eksekusi seorang pemuda Hindu di Distrik Bhola pada Minggu (19/10), di mana akun Facebook pemuda Hindu itu menuliskan kata-kata yang diduga memfitnah Nabi Muhammad.

Karena aksi itu, polisi setempat mengaku melepaskan tembakan setelah batu dilemparkan ke arah petugas. Karena itu, empat orang tewas dan hampir 50 lainnya luka-luka, sementara ada tujuh orang dalam kondisi kritis di rumah sakit hingga saat ini.

Kematian empat orang itu memicu protes sejak Minggu (19/10) malam hingga hari ini. Mereka protes agar petugas yang menembak mati segera diadili.

"Ini tidak dapat diterima. Polisi secara ilegal dan tidak konstitusional menembaki para pengunjuk rasa," kata salah satu warga, Mahmudul Hasan kepada AFP di sebuah rapat umum di Ibu Kota Dhaka.

"Ini adalah pembunuhan di luar proses hukum. Kami mencari keadilan." imbuhnya.



Kericuhan itu terjadi bermula saat pria umat Hindu memposting kata-kata yang bernada menghina Nabi Muhammad di akun Facebooknya. Namun,
Perdana Menteri Bangladesh, Sheikh Hasina menyerukan agar warga tenang dan menyebut akun Facebook pria itu diretas oleh seorang Muslim dan digunakan untuk menyebarkan kebohongan.

Diketahui, ini bukan pertama kalinya dugaan posting Facebook memicu konflik di negara Asia Selatan itu. Pada tahun 2016, umat Muslim juga pernah marah karena ada salah satu pria Hindu juga diduga mengolok-olok salah satu situs paling suci Islam.
(zap/zap)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com