detikNews
2019/10/21 15:13:14 WIB

Masjid Kena Semprot Meriam Air Saat Bentrokan, Pemimpin Hong Kong Minta Maaf

Novi Christiastuti - detikNews
Halaman 2 dari 2
Masjid Kena Semprot Meriam Air Saat Bentrokan, Pemimpin Hong Kong Minta Maaf Petugas tampak membersihkan ruas jalan di luar Masjid Kowloon usai polisi tak sengaja menyemprotkan meriam air saat membubarkan demonstran (REUTERS/Ammar Awad)

Imam Masjid Kowloon, Muhammad Arshad, menyatakan permintaan maaf Lam telah diterima. Muhammad Arshad juga menyampaikan harapan komunitas muslim untuk terus tinggal di Hong Kong dalam damai.

Dalam pernyataan terpisah, Kepolisian Hong Kong menyatakan bahwa masjid tersebut secara tak sengaja terkena semprotan meriam air. Ditegaskan Kepolisian Hong Kong bahwa pihaknya 'menghormati kebebasan beragama dan akan berjuang untuk melindungi seluruh tempat ibadah'.

Unjuk rasa di Hong Kong kembali digelar pada Minggu (20/10) waktu setempat setelah dua pekan mereda. Puluhan ribu orang turun ke jalanan untuk menunjukkan dukungan bagi gerakan antipemerintah, meskipun polisi menetapkan aksi itu ilegal atau digelar tanpa izin.


Awalnya, para keluarga dan warga lanjut usia turun ke jalanan dalam aksi yang berlangsung damai. Banyak demonstran yang masih memakai masker dan membawa payung untuk menutupi wajah mereka, dalam aksi melanggar larangan masker yang diberlakukan pemerintah Hong Kong.

Usai aksi tersebut, sekelompok demonstran anarkis yang beranggotakan kaum muda terlibat bentrok dengan polisi antihuru-hara. Mereka menyerbu bank-bank dan pusat bisnis yang dianggap terkait dengan China, kemudian merusak toko dan melakukan pembakaran di ruas jalan yang menjadi pusat komersial setempat di area Kowloon.


(nvc/ita)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com