detikNews
2019/10/21 11:09:27 WIB

Saat Guru AS Melucuti dan Memeluk Siswa yang Bawa Shotgun ke Sekolah

Novi Christiastuti - detikNews
Halaman 2 dari 2
Saat Guru AS Melucuti dan Memeluk Siswa yang Bawa Shotgun ke Sekolah Guru di AS memeluk seorang siswa yang membawa senjata api ke sekolah (Multnomah County District Attorney via Channel News Asia)

Momen saat Granados-Diaz kedapatan membawa senjata api, rekaman CCTV menunjukkan para siswa lainnya berlarian keluar dalam kondisi panik. Namun berkat aksi cepat Lowe, insiden penembakan ini tidak berlanjut menjadi tragedi.

Laporan CNN yang mengutip kantor jaksa setempat menyebut Granados-Diaz tidak pernah menodongkan shotgun itu ke orang lain, kecuali dirinya sendiri. Dia disebut berupaya menarik pelatuk senjata api itu namun shotgun itu tidak melepaskan tembakan.


Setelah itu, Lowe merebut shotgun tersebut dari Granados-Diaz. Rekaman CCTV menunjukkan tangan Lowe memegang shotgun itu saat berjalan keluar dari ruang kelas, yang kemudian diikuti Granados-Diaz. Seorang staf sekolah yang mendekati keduanya tampak secara perlahan mengambil shotgun itu dari tangan Lowe. Rekaman CCTV kemudian menunjukkan Lowe memeluk Granados-Diaz secara erat untuk menenangkannya.

"Saya hanya ingin membuatnya tahu bahwa saya ada untuknya. Saya bilang ke dia bahwa saya di sana untuk menyelamatkannya. Saya di sana untuk sebuah alasan dan bahwa hidup ini pantas dijalani," ucap Lowe. "Semesta ini bekerja dalam cara yang luar biasa. Saya beruntung dan saya senang bahwa saya ada di ruang kelas itu untuk semua siswa dan saya mampu mencegah tragedi itu," imbuhnya.


Pengacara Granados-Diaz menyebut aksi Lowe saat itu 'sangat tegas, berani dan berbelas kasih'. Dia menekankan bahwa Granados-Diaz tidak berniat membahayakan orang lain, selain dirinya.

Dalam persidangan kasus ini, Granados-Diaz mengaku bersalah atas satu dakwaan kepemilikan senjata api secara ilegal di gedung publik dan satu dakwaan kepemilikan senjata api terisi peluru di area publik. Dia tidak dijatuhi vonis penjara, hanya divonis hukuman percobaan 3 tahun dan akan mendapatkan perawatan kesehatan mental.


(nvc/ita)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com