detikNews
Jumat 18 Oktober 2019, 16:19 WIB

Rekrut Pemuda Austria untuk ISIS, Seorang Imam Lokal dan 3 Orang Dibui

Novi Christiastuti - detikNews
Rekrut Pemuda Austria untuk ISIS, Seorang Imam Lokal dan 3 Orang Dibui Ilustrasi
Wina - Pengadilan Austria menjatuhkan vonis 5-7 tahun penjara terhadap seorang imam lokal dan tiga pria lainnya karena merekrut anggota untuk kelompok radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). Keempatnya didakwa mengelola kelompok keagamaan yang digunakan untuk merekrut pria-pria muda bagi ISIS.

Seperti dilansir AFP, Jumat (18/10/2019), pengadilan di Graz, ibu kota negara bagian Styria, Austria menjatuhkan vonis tujuh tahun penjara terhadap seorang imam setempat. Identitas sang imam tidak disebut lebih lanjut, hanya disebutkan usianya 47 tahun.


Tiga pria lainnya, yang juga tidak disebut namanya, dijatuhi hukuman masing-masing enam tahun penjara, lima tahun penjara dan hukuman percobaan lima bulan. Ketiganya dinyatakan bersalah atas keterkaitan dengan ISIS di Suriah.

Dua pria lainnya yang juga terjerat kasus yang sama, digugurkan dari dakwaannya oleh pengadilan setempat.


Seluruh terdakwa dalam kasus ini diketahui lahir di Turki dan semuanya terlibat dengan kelompok yang didirikan sang imam. Dalam persidangan, sang imam menyangkal dirinya telah meradikalisasi pria-pria muda untuk direkrut bagi ISIS. Tiga terdakwa lainnya juga mengaku tidak bersalah atas dakwaan yang dijeratkan.

Diketahui bahwa banyak warga Austria, sama seperti negara-negara Eropa lainnya, meninggalkan negaranya demi bergabung dengan ISIS di Suriah dan Irak beberapa waktu lalu. Tahun 2016 lalu, seorang penceramah muslim bernama Ebu Tejma, yang menjadi fokus dari jaringan propaganda jihad Austria, divonis 20 tahun penjara karena 'mencuci otak' puluhan orang yang berusia 14-30 tahun.


Simak juga video "Militer Turki Serang Suriah Utara, Tahanan Milisi ISIS Kabur" :

[Gambas:Video 20detik]


(nvc/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com