detikNews
2019/10/17 19:21:51 WIB

China Akui Tahan 2 Warga AS terkait Pelanggaran Aturan Perbatasan

Novi Christiastuti - detikNews
Halaman 2 dari 2
China Akui Tahan 2 Warga AS terkait Pelanggaran Aturan Perbatasan Ilustrasi (Getty Images/AFP)

Harlan diketahui merupakan pendiri China Horizons, sedangkan Peterson merupakan Associate Director pada China Horizons. Dalam penjelasan via halaman penggalangan dana, gofundme.com, untuk biaya hukum Harlan dan Peterson disebutkan bahwa China Horizons membantu mahasiswa-mahasiswa AS mendapatkan visa untuk mengajar bahasa Inggris di China.

"Karena meningkatnya persoalan politik dan ekonomi antara AS dan China, kami tidak bisa lagi mengirimkan tenaga pengajar ke China dengan aman," sebut China Horizons dalam pernyataannya, sembari menambahkan bahwa pihaknya berencana menutup bisnis tersebut pada akhir Oktober ini.


Diketahui bahwa kabar penahanan ini muncul di tengah ketegangan diplomatik dan perang dagang China-AS. Geng dalam pernyataannya membantah bahwa penahanan dua warga AS terkait ketegangan itu. "Saya tidak melihat insiden ini memiliki keterkaitan spesifik dengan hubungan China-AS saat ini," tegasnya.

Secara terpisah, Departemen Luar Negeri AS mengakui pihaknya menyadari penahanan terhadap dua warganya di China. "Kami menyadari adanya penahanan dua warga AS di Jiangsu, China dan dakwaan-dakwaan yang dijeratkan terhadap mereka oleh pemerintah provinsi. Kami menganggap serius tanggung jawab kami untuk membantu warga AS di luar negeri dan memantau situasi," ujar pejabat Departemen Luar Negeri AS yang enggan disebut namanya.


(nvc/dhn)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
BERITA TERBARU +