detikNews
Sabtu 12 Oktober 2019, 04:22 WIB

Selundupkan Ganja, Wanita Israel Divonis 7 Tahun Penjara di Rusia

Indra Komara - detikNews
Selundupkan Ganja, Wanita Israel Divonis 7 Tahun Penjara di Rusia Ilustrasi ganja. (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Wanita blasteran Israel-Amerika, Naama Issachar dipenjara di Rusia karena menyelundupkan narkotika jenis ganja. Issachar kedapatan menyelundupkan 9 gram ganja ke Rusia.

Seperti dikutip AFP, Jumat (11/10/2019), kantor berita TASS mengatakan, pengadilan Rusia memvonis 7 tahun penjara terhadap wanita berusia 25 tahun itu. Issachar sudah lebih dulu mendekam di tahanan selama 6 bulang sebelum divonis.

"Pengadilan di kota Khimki di luar Moskow mendapati dirinya (Issachar) bersalah karena menyelundupkan 'sejumlah besar' narkoba," demikian laporan TASS.



Menurut media Israel, obat-obatan itu ditemukan di barang bawaan Issachar saat hendak pindah penerbangan dari India ke Israel di bandara Sheremetyevo, Moskow pada bulan April.

Setelah vonis, ibunda Issachar meminta bantuan kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Dia meminta agar anaknya segera dibebaskan.

"Naama tidak akan bertahan di penjara Rusia, tolong keluarkan dia dari sana," katanya.

Netanyahu meminta kesediaan waktu Presiden Vladimir Putin untuk membahas soal vonis terhadap Issachar. Dia mengkritik vonis dari jaksa penuntut.



Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Israel dalam sebuah pernyataan mengatakan pihaknya 'sangat khawatir' dengan putusan pengadilan itu. Hukuman terhadap Issachar dianggap tidak proporsional.

"Ini adalah hukuman yang keras dan tidak proporsional kepada seorang pemuda Israel yang tidak memiliki jejak kriminal di masa lalu," katanya.

Untuk diketahui, Rusia memiliki undang-undang yang keras tentang penggunaan narkoba dan kepemilikan. Menurut laporan Dewan Eropa dari 2017, Rusia memiliki jumlah orang per kapita tertinggi yang dipenjara karena kasus narkoba di Eropa.

Seorang turis AS berusia 19 tahun ditangkap di Saint Petersburg bulan lalu dan menghadapi hukuman tiga tahun penjara karena membawa ganja. Pada 2016, seorang pria Inggris yang bekerja di sebuah universitas Rusia dijatuhi hukuman tiga tahun karena membeli dan memiliki hasis atau resin dari ganja. Dia dibebaskan pada tahun 2018 dan dideportasi.



Tonton juga video Perempuan Tepergok Simpan Ganja di Selangkangan saat Besuk di LP:

[Gambas:Video 20detik]




(idn/aud)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com