detikNews
2019/10/11 01:03:12 WIB

Presiden Afrika Selatan Minta Rakyatnya Toleran Kepada Migran

Arief Ikhsanudin - detikNews
Halaman 1 dari 2
Presiden Afrika Selatan Minta Rakyatnya Toleran Kepada Migran Foto: REUTERS/Mike Hutchings
Cape Town - Presiden Afrika Selatan Minta Rakyatnya Toleran Kepada Migran

Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa meminta kepada rakyatnya untuk toleran terhadap para migran. Permintaan itu terjadi karena pengungsi merasa keselamatan terancam.

Dikutip dari AFP, Ramaphosa meminta kepada masyarakat Afrika Selatan untuk lebih memahami imigran yang datang.

"Kami bersikeras perlu ada toleransi yang lebih, perlu lebih banyak pemahaman," kata Ramaphosa kepada majelis tinggi parlemen di Cape Town, Kamis (10/10/2019).

Afrika Selatan menampung hampir 268.000 pengungsi dan pencari suaka, terutama dari Somalia, Republik Demokratik Kongo dan Ethiopia, antara lain menurut UNHCR.

Di Afrika Selatan telah terjadi aksi kekerasan xenophobia. Ratusan pengungsi yang berkemah di luar kantor PBB menuntut untuk dipindahkan dari negara itu. Mereka karena khawatir akan keselamatan.

Pada Agustus dan awal September, terjadi gelombang kekerasan xenophobia yang menyebabkan 10 orang Afrika Selatan dan dua migran mati ketika massa turun ke toko-toko milik asing di dan sekitar Johannesburg, menghancurkan properti dan penjarahan.

"Afrika Selatan bukan xenophobia, kami tidak," kata Ramaphosa.

Ramaphosa menggambarkan kerusuhan baru-baru ini sebagai "dikendalikan oleh kriminalitas".
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com