detikNews
2019/10/03 19:45:25 WIB

Kongres AS Ingin Tanyai Teknisi Boeing Soal Sistem Keselamatan 737 MAX

Novi Christiastuti - detikNews
Halaman 1 dari 3
Kongres AS Ingin Tanyai Teknisi Boeing Soal Sistem Keselamatan 737 MAX Laporan seorang teknisi Boeing menyebut Boeing menolak sistem keselamatan tertentu untuk menekan biaya (Stephen Brashear/Getty Images)
Washington DC - Komisi Transportasi pada Kongres Amerika Serikat (AS) meminta pihak Boeing Co menghadirkan seorang teknisi untuk ditanyai soal sistem keselamatan pada Boeing 737 MAX. Hal ini diungkapkan setelah muncul laporan soal pengaduan internal dari si teknisi Boeing soal celah pada sistem keselamatan 737 MAX.

Boeing 737 MAX tengah di-grounded secara global usai dua tragedi maut yang menimpa Lion Air JT 610 dan Ethiopian Airlines ET 302 yang menewaskan total 346 orang. Pihak Boeing kini tengah memperbaiki perangkat lunak (software) pada sistem pengendalian penerbangan yang diyakini berkontribusi pada dua tragedi tersebut.

Seperti dilansir Reuters, Kamis (3/10/2019), panel Komisi Transportasi dan Infrastruktur pada House of Representatives (HOR) atau DPR AS mengajukan permintaan itu kepada Boeing setelah laporan surat kabar terkemuka AS, New York Times (NYT), menyebut seorang teknisi Boeing mengajukan laporan etik internal soal keselamatan Boeing 737.


Laporan media juga menyebut pabrikan pesawat AS itu pernah sengaja meyakinkan regulator penerbangan untuk melonggarkan standar keselamatan.

Disebutkan si teknisi dalam laporan yang diajukan tahun ini, bahwa saat dilakukan pengembangan pada 737 MAX, Boeing menolak sistem keselamatan tertentu untuk menekan biaya. Identitas si teknisi Boeing dirahasiakan namun disebut dia bekerja pada instrumen dan kendali pada kokpit pesawat.

Menurut laporan NYT, si teknisi merasa sistem keselamatan yang pantas bisa mengurangi risiko yang berkontribusi pada dua tragedi maut Lion Air dan Ethiopian Airlines.

"Seluruh informasi ini sangat penting untuk kita dapatkan saat kita bersiap untuk pemeriksaan CEO Boeing pada 30 Oktober mendatang, juga dengan kepala teknisi Boeing dari divisi pesawat komersial, dan kepala pilot untuk (pesawat Boeing) 737," tegas Ketua Komisi Transportasi dan Infrastruktur, Peter DeFazio.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com