Tambang Emas Ilegal di Kongo Runtuh, 14 Orang Tewas

Tambang Emas Ilegal di Kongo Runtuh, 14 Orang Tewas

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Kamis, 03 Okt 2019 03:53 WIB
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Kinshasa - Empat belas orang tewas ketika tambang emas ilegal di timur Kongo runtuh. Pemerintah menyebut angka korban tewas itu masih bersifat sementara.

"14 tewas, tiga dibawa ke rumah sakit dengan cedera serius. Pencarian berlanjut," kata Menteri Solidaritas Nasional dan Aksi Kemanusiaan, Steve Mbikayi, seperti dikutip dari AFP, Kamis (3/10/2019).


Peristiwa runtuhnya tambang emas ilegal itu terjadi pada Rabu (2/10). Lokasi kecelakaan berada di Kampene, 180 kilometer selatan kota Kindu.

Juru kampanye masyarakat sipil, Justin Kyanga Asumani, menyebut '15 mayat telah ditemukan, termasuk dua wanita'.


Kecelakaan mematikan sering terjadi di sektor pertambangan informal di Kongo, terutama emas. Keamanan buruk dan risiko tinggi.

Kyangan mengatakan kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 14.00 setempat ketika 'lusinan orang, termasuk anak-anak dan wanita hamil' sedang bekerja di lokasi. (gbr/gbr)