detikNews
2019/09/30 16:40:43 WIB

Erdogan: Beberapa Pembunuh Khashoggi Menikmati Impunitas

Novi Christiastuti - detikNews
Halaman 1 dari 2
Erdogan: Beberapa Pembunuh Khashoggi Menikmati Impunitas Recep Tayyip Erdogan (BBC World)
Ankara - Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, menegaskan Turki akan terus mendorong terungkapnya kebenaran di balik pembunuhan wartawan Arab Saudi, Jamal Khashoggi. Erdogan menyebut beberapa pembunuh Khashoggi kini menikmati impunitas.

Khashoggi yang merupakan wartawan senior Saudi dan kolumnis media terkemuka Amerika Serikat (AS), The Washington Post, ini dibunuh dan dimutilasi setelah memasuki Konsulat Saudi di Istanbul, Turki pada 2 Oktober 2018. Dia tidak pernah keluar dari konsulat dan lokasi jenazahnya masih misterius hingga kini.

Penyelidikan Turki menyatakan pembunuhan dilakukan oleh agen-agen Saudi. Otoritas Saudi awalnya menyangkal, namun akhirnya mengakui bahwa sekelompok agen yang nakal -- beberapa di antaranya anggota inner circle Putra Mahkota Saudi Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) -- melakukan pembunuhan itu.


Nyaris setahun kemudian, seperti dilansir Reuters, Senin (30/9/2019), Erdogan menyatakan Turki masih ingin mengetahui di mana lokasi jenazah Khashoggi dan siapa yang telah memerintahkan pembunuhan itu.

Dalam tulisannya yang dimuat oleh The Washington Post, Erdogan menyebut fakta bahwa pembunuh Khashoggi mendatangi Turki dengan paspor diplomatik dan 'mengubah kantor diplomatik menjadi lokasi kejahatan' telah menetapkan preseden yang berbahaya.

"Mungkin yang lebih berbahaya adalah impunitas yang tampaknya dinikmati oleh beberapa pembunuhnya di kerajaan (Saudi)," sebut Erdogan dalam tulisannya, sembari menyinggung soal proses peradilan yang kurang transparan di Saudi.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com