detikNews
2019/09/18 19:42:21 WIB

Usai Serangan, Arab Saudi Minta Bantuan Korsel Tingkatkan Pertahanan

Novi Christiastuti - detikNews
Halaman 1 dari 2
Usai Serangan, Arab Saudi Minta Bantuan Korsel Tingkatkan Pertahanan Kepulan asap terlihat dari fasilitas minyak Arab Saudi yang diserang pada 14 September lalu (VIDEOS OBTAINED BY REUTERS/via REUTERS)
Seoul - Putra Mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman, meminta bantuan Korea Selatan (Korsel) untuk memperkuat sistem pertahanan udara negara tersebut. Hal ini disampaikan setelah dua fasilitas minyak Saudi diserang drone pada akhir pekan lalu.

Kantor Kepresidenan Korsel dalam pernyataannya seperti dilansir Reuters, Rabu (18/9/2019), menyebut permintaan bantuan ini disampaikan dalam panggilan telepon antara Presiden Korsel Moon Jae-In dengan Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) pada Rabu (18/9) waktu setempat.


Dalam percakapan telepon, Presiden Moon menyampaikan belasungkawa untuk kerusakan yang ditimbulkan oleh serangan drone terhadap fasilitas minyak Saudi pada Sabtu (14/9) lalu. Menurut kantor kepresidenan Korsel, Presiden Moon juga menyatakan dukungan untuk pertempuran global melawan terorisme.

Serangan ke fasilitas minyak Saudi itu memotong produksi minyak Saudi menjadi separuhnya dan membuat harga minyak melonjak ke angka tertinggi dalam empat bulan terakhir. Situasi ini mendorong Korsel untuk mempertimbangkan menggunakan minyak cadangan mereka.

Korsel diketahui merupakan negara pengimpor minyak mentah terbesar kelima di dunia. Sekitar 30 persen suplai minyak Korsel didapat dari Saudi.
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com