AS Ingatkan Warganya Waspada di Arab Saudi Usai Serangan Ladang Minyak

AS Ingatkan Warganya Waspada di Arab Saudi Usai Serangan Ladang Minyak

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 18 Sep 2019 18:46 WIB
AS tuduh Iran mendalangi serangan ke fasilitas minyak Arab Saudi (DW)
AS tuduh Iran mendalangi serangan ke fasilitas minyak Arab Saudi (DW)
Washington DC - Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengimbau setiap warganya untuk waspada tinggi saat bepergian ke Arab Saudi. Imbauan ini dirilis setelah AS menuduh Iran mendalangi serangan drone terhadap fasilitas minyak Saudi, yang diklaim oleh pemberontak Houthi di Yaman.

Seperti dilansir Reuters, Rabu (18/9/2019), Departemen Luar Negeri AS dalam imbauan perjalanan (travel advisory) terbaru yang diperbarui pada Selasa (17/8) waktu setempat, mengimbau setiap warga negara AS yang bepergian ke Saudi untuk 'meningkatkan kewaspadaan'.

"Tingkatkan kewaspadaan di Arab Saudi karena terorisme dan ancaman serangan rudal dan serangan drone pada target-target sipil," demikian bunyi imbauan perjalanan terbaru AS, seperti disampaikan pada situs resminya.


AS memberlakukan imbauan perjalanan level 2, yang mengimbau peningkatan kewaspadaan, untuk Saudi -- dari total empat level imbauan perjalanan. Dalam imbauan perjalanan itu, setiap warga AS dilarang untuk bepergian ke area dalam radius 50 mil atau 80 kilometer dari perbatasan Yaman karena adanya aktivitas terorisme dan konflik bersenjata.

Disebutkan juga dalam imbauan perjalanan itu bahwa personel misi diplomatik AS dan keluarganya yang ada di Saudi tidak diizinkan untuk menggunakan Bandara Abha tanpa persetujuan Kepala Misi Diplomatik.

Diketahui bahwa Bandara Abha cukup sering menjadi target serangan drone dan rudal dari Yaman, di mana koalisi militer pimpinan Saudi sedang bertempur melawan pemberontak Houthi yang didukung Iran.
Selanjutnya
Halaman
1 2