detikNews
Kamis 12 September 2019, 18:19 WIB

Tampar Pipi Bayi, Babysitter Asal Indonesia Didenda Rp 40 Juta di Malaysia

Rita Uli Hutapea - detikNews
Tampar Pipi Bayi, Babysitter Asal Indonesia Didenda Rp 40 Juta di Malaysia Foto: iStock
Kuala Lumpur - Seorang babysitter paruh waktu asal Indonesia dihukum denda oleh pengadilan Malaysia karena menampar pipi seorang bayi berusia enam bulan. Perempuan WNI tersebut didenda 12 ribu Ringgit (sekitar Rp 40 juta), yang diganti dengan hukuman penjara enam bulan jika tidak bisa membayar denda tersebut.

Dalam persidangan yang digelar hari ini seperti dilansir media Malaysia, The Star, Kamis (12/9/2019), Hakim Rohatul Akmar Abdullah menjatuhkan hukuman denda tersebut setelah Anisah Ahmad mengaku bersalah. Perempuan berumur 42 tahun itu didakwa berdasarkan Pasal 31(1)(a) UU Anak 2001, yang mengatur hukuman denda hingga 20 ribu Ringgit atau penjara hingga 10 tahun, atau keduanya.

Hakim memerintahkan denda tersebut dibayar sekaligus, atau jika tidak, hukuman penjara selama enam bulan menanti WNI tersebut.



Sebelumnya, Wakil Penuntut Umum Afiq Nazrin Zaharinan menyampaikan, ayah sang bayi telah membuat laporan polisi setelah istrinya menemukan memar di pipi bayi perempuannya. Ibu sang bayi melihat memar tersebut usai menjemput anaknya di rumah Anisah di Taman Setapak Jaya Baru pada 27 Agustus sore.



"Ketika sang ayah mengkonfrontir babysitter (Anisah), perempuan itu mengatakan bahwa bayi tersebut terjatuh dari buaian," kata Afiq.

"Orangtua bayi tidak mempercayai ini dan membawa anak mereka untuk pemeriksaan di Rumah Sakit Kuala Lumpur, di mana ditemukan bahwa anak tersebut memiliki memar di pipi kirinya," imbuhnya.


Anisah yang tidak didampingi pengacara dalam kasus ini, telah meminta hukuman yang lebih ringan dengan alasan dirinya merupakan tulang punggung keluarganya.

Di pengadilan, WNI tersebut mengatakan bahwa suaminya menderita kanker mulut stadium empat dan tidak bisa bekerja. Anisah mengatakan bahwa dirinya melakukan perbuatan itu karena stres akibat beban mengurus suaminya yang sakit dan karena kesulitan keuangan keluarganya.
(ita/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com