detikNews
Selasa 06 Agustus 2019, 12:18 WIB

Korban Tewas Penembakan El Paso Jadi 22 Orang, Trump Akan Berkunjung

Novi Christiastuti - detikNews
Korban Tewas Penembakan El Paso Jadi 22 Orang, Trump Akan Berkunjung Situasi di lokasi penembakan di El Paso (AP Photo/John Locher)
Texas - Korban penembakan massal di El Paso, Texas, Amerika Serikat (AS), bertambah menjadi 22 orang setelah dua korban luka meninggal dunia di rumah sakit. Presiden AS Donald Trump dijadwalkan akan mengunjungi lokasi penembakan di El Paso.

Seperti dilansir AFP dan Reuters, Selasa (6/8/2019), kepolisian setempat menuturkan salah satu korban 'meninggal dunia di rumah sakit' pada Senin (5/8) pagi waktu setempat. Satu korban lainnya meninggal dunia pada Senin (5/8) setelah pukul 10.00 waktu setempat.

Dengan tambahan dua korban tewas berarti total 31 orang tewas dalam penembakan massal di El Paso, Texas dan di Ohio yang terjadi dalam jangka waktu 13 jam pada Sabtu (3/8) lalu.


Pelaku penembakan di El Paso yang bernama Patrick Crusius (21) telah ditangkap dan dijerat dakwaan pembunuhan massal, yang memiliki ancaman hukuman mati. Sedangkan pelaku penembakan di Ohio yang diidentifikasi bernama Connor Betts (24) tewas ditembak polisi.

Untuk pelaku penembakan di El Paso, otoritas federal AS juga menyelidikinya sebagai terorisme domestik. Pelaku juga dijerat dakwaan kejahatan kebencian dan dakwaan senjata api.

Otoritas setempat mengutip manifesto bernada anti-imigran dan rasis yang diyakini diposting pelaku sebelum melakukan penembakan pada Sabtu (3/8) lalu, sebagai bukti bahwa penembakan di El Paso didasari motif rasisme. Manifesto itu menyebut penembakan brutal sebagai respons atas 'invasi terhadap Hispanik di Texas'.

Menurut pemerintah Meksiko, sedikitnya delapan korban tewas di antaranya merupakan warga Meksiko.


Presiden AS Donald Trump dalam komentar terbaru menyatakan warga Amerika 'harus mengecam rasisme, bigotry dan supremasi kulit putih' dan menyalahkan internet serta video games karena menyebarkan kekerasan.

Dalam pernyataan terpisah, Wali Kota El Paso, Dee Margo, menuturkan kepada wartawan bahwa Trump akan mengunjungi langsung El Paso pada Rabu (7/8) waktu setempat. Lebih lanjut Margo meminta agar kunjungan Trump yang dilakukan di tengah perdebatan sengit soal kontrol senjata api, tidak dipolitisasi.

Para aktivis yang memperjuangkan pembatasan senjata api di AS menyatakan internet dan video games tidak bisa disalahkan, karena hal semacam itu juga populer di negara-negara yang jarang dilanda penembakan massal, yang sebagian memiliki aturan yang sulit untuk mendapatkan senjata api.



Video 20 Orang Tewas dalam Penembakan Brutal di Texas:

[Gambas:Video 20detik]


(nvc/ita)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com