detikNews
Jumat 19 Juli 2019, 18:50 WIB

Penggalangan Dana Online untuk Korban Kyoto Animation Capai Rp 18,5 M

Novi Christiastuti - detikNews
Penggalangan Dana Online untuk Korban Kyoto Animation Capai Rp 18,5 M Gedung tiga lantai yang menjadi studio Kyoto Animation hangus terbakar (Kyodo News via AP)
Tokyo - Aksi penggalangan dana digelar untuk membantu para korban kebakaran di Kyoto Animation, studio animasi di Kyoto, Jepang, yang baru saja mengalami aksi pembakaran yang menewaskan 33 orang. Sejauh ini, penggalangan dana telah mencapai jumlah US$ 1,3 juta (Rp 18,5 miliar).

Seperti dilansir media Inggris, The Independent dan The Guardian, Jumat (19/7/2019), penggalangan dana melalui situs GoFundMe ini digagas oleh Sentai Filmworks, sebuah perusahaan lisensi anime yang berkantor di Amerika Serikat (AS).

Penggalangan dana ini, sebut Sentai Filmworks, dimaksudkan untuk 'membantu pemulihan' Kyoto Animation. Penggalangan dana ini menggunakan tagar #HelpKyoAniHeal dalam kampanyenya. KyoAni merupakan kependekan dari Kyoto Animation.


Sejak pertama dibuka pada Kamis (18/7) waktu setempat, penggalangan dana via GoFundMe ini telah menyentuh angka US$ 1.352.690, jauh melebihi target yang ditetapkan sebesar US$ 750 ribu.

"Pada 18 Juli 2019, seorang pelaku membakar studio Kyoto Animation hingga melukai sejumlah orang dan memicu hilangnya banyak nyawa," demikian pernyataan Sentai Filmworks dalam halaman GoFundMe untuk Kyoto Animation.

"Sentai Filmworks berharap untuk membantu tim KyoAni dalam masa-masa sulit ini dan meminta Anda semua untuk bergabung dalam upaya ini," imbuh pernyataan tersebut.


Presiden Sentai Filmworks, John Ledford, dalam pernyataannya menyebut dana yang dikumpulkan akan disalurkan langsung kepada pegawai Kyoto Animation yang menjadi korban dan keluarga mereka.

"Dana yang kita kumpulkan dimaksudkan untuk menjadi bantuan paling langsung, paling berarti bagi para korban tragedi memilukan ini. Kami akan berkoordinasi dengan pihak-pihak lain dalam industri anime Jepang di wilayah Jepang sendiri untuk memastikan dana yang dikumpulkan sampai pada mereka yang membutuhkan," tegasnya.

"Untuk saat ini, saya ingin berterima kasih pada semua orang atas kebaikan, kemurahan hati dan dukungan pada upaya ini," imbuh Ledford.


Ucapan duka datang dari ribuan para animator, seniman komik dan para penggemar anime Jepang via media sosial.

Kyoto Animation yang beroperasi sejak tahun 1981 ini, diketahui banyak memproduksi animasi berkualitas tinggi. Beberapa di antaranya, serial televisi 'The Melancholy of Haruhi Suzumiya' dan 'K-On!'.

Profesor Ryusuke Hikawa yang mengajar di Meiji University, seperti dilansir NHK, menyebut 'The Melancholy of Harhi Suzumiya' yang awalnya diciptakan tahun 2006 sebagai serial televisi, merupakan salah satu animasi Jepang pertama yang sangat terkenal di luar negeri, termasuk di AS.




Tonton Video 33 Orang Tewas dalam Kebakaran Studio Kyoto Animation:

[Gambas:Video 20detik]


(nvc/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com