detikNews
Jumat 19 Juli 2019, 16:56 WIB

4 Polisi Chicago Dipecat karena Berbohong Soal Penembakan Remaja

Rita Uli Hutapea - detikNews
4 Polisi Chicago Dipecat karena Berbohong Soal Penembakan Remaja Foto: REUTERS/Benoit Tessier
Chicago - Dewan Kepolisian Chicago, Amerika Serikat memecat empat polisi yang dituduh berbohong mengenai situasi seputar penembakan yang menewaskan seorang remaja berkulit hitam.

Penembakan fatal yang dilakukan seorang polisi terhadap remaja berumur 17 tahun, Laquan McDonald, pada tahun 2014 tersebut terekam kamera video kepolisian. Penembakan itu memicu aksi-aksi demo selama berbulan-bulan. Penembakan itu makin menyoroti tindak kekerasan polisi yang telah berlangsung lama di kota terbesar ketiga di Amerika tersebut.

Pada Oktober 2018 lalu, dewan juri menyatakan polisi bernama Jason Van Dyke telah melakukan pembunuhan tingkat dua karena telah menembakkan 16 peluru ke korban. Sebagian besar peluru tersebut mengenai korban setelah dia jatuh tersungkur ke tanah.


Dalam putusan pada Kamis (18/7) waktu setempat, Dewan Kepolisian Chicago menyatakan, Sersan Stephen Franko dan tiga polisi lainnya telah melebih-lebihkan ancaman yang ditimbulkan McDonald guna melindungi Van Dyke.

"Perilaku mereka bertentangan dengan yang diharapkan dan dituntut dari seorang petugas penegak hukum yang disumpah, yang setiap saat memiliki kewajiban untuk bertindak dengan kejujuran dan integritas dan untuk secara akurat dan lengkap melaporkan pengamatan mereka," kata dewan dalam sebuah statemen.


Pembunuhan McDonald tersebut memicu ketidakpercayaan mendalam akan institusi pemerintah di kalangan warga Amerika berkulit hitam. Usai penembakan tersebut, kepala kepolisian dan kepala jaksa Chicago diberhentikan dari jabatan mereka.
(ita/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com