detikNews
Rabu 10 Juli 2019, 17:31 WIB

Saat Mahathir Ditanya Wartawan Soal Transgender Cantik Malaysia

Rita Uli Hutapea - detikNews
Saat Mahathir Ditanya Wartawan Soal Transgender Cantik Malaysia Rania Zara Medina (Foto: Facebook)
Kuala Lumpur - Seorang perempuan transgender membuat heboh netizen Malaysia karena dilantik menjadi anggota sebuah komisi di bawah Kementerian Kesehatan. Bahkan para wartawan setempat sampai meminta komentar Perdana Menteri Mahathir Mohamad mengenai transgender cantik bernama Rania Zara Medina itu.

Wartawan bertanya kepada Mahathir apakah ada konfirmasi untuk membuktikan bahwa Rania memang seorang perempuan transgender.

"Transgender apa? Apa kalian sudah memeriksa dia? Apa dia benar-benar transgender?" tutur Mahathir kepada wartawan seperti dilansir media Malaysia, The Star, Rabu (10/7/2019).

"Saya tidak tahu apakah dia transgender. Saya belum bertemu dia," imbuh pemimpin negeri Jiran itu.


Rania menghebohkan media sosial di Malaysia setelah dipilih menjadi salah satu anggota dalam komisi Country Coordinating Mechanism (CCM), badan pemerintah yang berada di bawah Kementerian Kesehatan Malaysia. Rania ditunjuk untuk mewakili komunitas transgender dalam komisi tersebut untuk periode 2019-2021.

Pelantikannya viral di media sosial setelah Rania mengunggah surat penunjukannya, yang ditandatangani oleh Deputi Menteri Kesehatan Dr Lee Boon Chye. Penunjukan tersebut menuai kritikan dari sejumlah kalangan, meski sebagian juga mendukungnya.

Dr Lee membela keputusannya memilih Rania. Deputi Menteri Kesehatan itu menyatakan bahwa CCM Malaysia dibentuk pada tahun 2009 dengan tujuan menanggulangi HIV/AIDS via kontribusi dari Global Fund.

"Seperti yang diwajibkan oleh Global Fund, para anggota CCM terdiri dari 25 orang yang mewakili para pemangku kepentingan seperti badan-badan pemerintah, NGO, akademisi dan perwakilan komunitas dari kelompok-kelompok sasaran," kata Dr Lee.

"Kelompok-kelompok sasaran tersebut termasuk transgender, kaum pria yang berhubungan seks dengan pria, para perempuan pekerja seks, pemakai narkoba dan orang-orang yang hidup dengan HIV/AIDS," imbuhnya.


Sejumlah kalangan konservatif mengkritik pelantikan Rania dan berargumen bahwa seorang transgender tidak seharusnya mendapatkan posisi di badan pemerintah. Banyak netizen yang menyalahkan pemerintahan Mahathir dan menggunakan agama Islam untuk membenarkan argumen mereka.

Namun banyak orang dari komunitas transgender memberikan dukungan penuh pada Rania, yang merupakan mantan pemenang kontes kecantikan perempuan transgender. Rania belakangan dikenal sebagai aktivis dan pegiat yang aktif berpartisipasi dalam percakapan positif dan terbuka mengenai HIV.





Simak Juga 'Mahathir Mohammad, Tua-Tua Keladi yang Makin Berprestasi':

[Gambas:Video 20detik]



Saat Mahathir Ditanya Wartawan Soal Transgender Cantik Malaysia

(ita/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed