detikNews
Selasa 02 Juli 2019, 10:41 WIB

Polisi Australia Tangkap 3 Pria di Sydney dalam Operasi Terkait ISIS

Novi Christiastuti - detikNews
Polisi Australia Tangkap 3 Pria di Sydney dalam Operasi Terkait ISIS Ilustrasi (ABC News)
Sydney - Kepolisian antiterorisme Australia menangkap tiga pria dalam operasi penggerebekan di pinggiran Sydney. Operasi ini merupakan bagian dari penyelidikan terhadap para simpatisan kelompok radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).

Seperti dilansir Reuters, Selasa (2/7/2019), identitas tiga pria yang ditangkap dalam penggerebekan pada Selasa (2/7) waktu setempat tidak disebut lebih lanjut. Hanya disebut bahwa ketiganya berusia 20 tahun, 23 tahun dan 30 tahun.

Mereka diperkirakan akan dijerat dakwaan pidana pada Selasa (2/7) ini juga.

Laporan media lokal Australia, abc.net.au, menyebut Kepolisian Federal Australia mengonfirmasi bahwa operasi ini digelar bersama-sama dengan Kepolisian New South Wales. Tim gabungan ini disebut sebagai Tim Pemberantasan Terorisme Gabungan New South Wales (NSW) atau JCTT.


Disebutkan bahwa tim JCTT mengeksekusi perintah penggeledahan terhadap enam lokasi di pinggiran Sydney, seperti Canada Bay, Chester Hill, Greenacre, Green Valley, Ingleburn dan Toongabbie.

Kepolisian New South Wales enggan mengungkapkan lebih banyak informasi soal penangkapan ini.

"Tim Pemberantasan Terorisme Gabungan NSW mengonfirmasi telah melakukan operasi di Sydney hari ini. Tidak ada ancaman mendesak terhadap keselamatan masyarakat sebagai dampak dari aktivitas ini," demikian pernyataan Kepolisian New South Wales seperti dikutip abc.net.au.

"Informasi detail akan dirilis pada waktu yang tepat," imbuh pernyataan itu.


Diketahui bahwa wilayah kekhalifahan ISIS yang didirikan di Irak dan Suriah sejak tahun 2014 telah dimusnahkan dalam beberapa tahun terakhir. Namun ISIS diyakini masih menjadi ancaman sebagai gerakan bawah tanah.

Australia yang merupakan sekutu setia Amerika Serikat, mempertahankan status waspada tinggi terhadap potensi serangan-serangan oleh militan radikal domestik sejak tahun 2014. Beberapa waktu terakhir, otoritas Australia mengungkapkan pihaknya telah menggagalkan sejumlah rencana serangan teror di wilayahnya.



Simak Video "Detik-detik Pria Tikam Wanita di Sydney Diburu Massa"
[Gambas:Video 20detik]

(nvc/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com