detikNews
Kamis 27 Juni 2019, 12:24 WIB

Maduro: Percobaan Kudeta Berhasil Digagalkan di Venezuela

Rita Uli Hutapea - detikNews
Maduro: Percobaan Kudeta Berhasil Digagalkan di Venezuela Presiden Venezuela Nicolas Maduro (Foto: VENEZUELAN GOVERNMENT TV/Handout via REUTERS TV)
Caracas - Presiden Venezuela Nicolas Maduro menyatakan bahwa pasukan keamanan telah menggagalkan percobaan kudeta oleh oposisi, termasuk rencana untuk membunuh dirinya dan tokoh-tokoh politik terkemuka lainnya.

"Kami telah mengungkap, membongkar dan menangkap sekelompok teroris fasis yang merencanakan kudeta terhadap masyarakat Venezuela dan demokrasi Venezuela," kata Maduro seperti dilansir dari kantor berita AFP, Kamis (27/6/2019).

"Mereka ditangkap, di balik jeruji besi, dengan bukti yang jelas setelah mengikuti kelompok penjahat dan fasis ini," imbuhnya.


Plot kudeta tersebut melibatkan serangan ke markas besar badan intelijen Sebin untuk membebaskan Jenderal Raul Baduel, mantan menteri pertahanan yang ditangkap atas tuduhan korupsi pada tahun 2009. Maduro mengatakan rencana tersebut melibatkan pemimpin oposisi Juan Guaido serta para pemimpin politik mulai dari Chile, Colombia dan Amerika Serikat. Namun Guaido membantah tuduhan tersebut dan menyebutnya sebagai kebohongan.

Menteri Komunikasi Jorge Rodriguez mengatakan, rencana itu melibatkan para perwira militer yang masih aktif maupun pensiunan, dan direncanakan untuk dilakukan antara Minggu dan Senin akhir pekan terakhir ini.

"Kami ada di semua pertemuan untuk merencanakan kudeta itu. Kami ada di semua konferensi," tutur Rodriguez mengenai para informan pemerintah yang telah menyusup di antara para penyusun rencana selama pertemuan-pertemuan untuk membahas rencana kudeta tersebut.

Rodriguez mengatakan, setidaknya enam tersangka penyusun rencana telah ditangkap. Empat orang di antaranya telah ditangkap pada Jumat (21/6) lalu.


Sebelumnya, otoritas Venezuela menyatakan bahwa 17 orang telah dikenai dakwaan melakukan percobaan kudeta pada 30 April lalu, saat Guaido gagal memicu pemberontakan, ketika dirinya menyerukan angkatan bersenjata Venezuela untuk bangkit melawan Maduro.

Guaido diakui sebagai presiden interim Venezuela oleh lebih dari 50 negara, termasuk Amerika Serikat, yang telah menjatuhkan serangkaian sanksi-sanksi berat terhadap pemerintahan Maduro.



Tonton video Lebih dari 3 Juta Warga Venezuela Tinggalkan Negaranya:

[Gambas:Video 20detik]



Simak Video "Trump Ingin Militer Rusia Angkat Kaki dari Venezuela"
[Gambas:Video 20detik]

(ita/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed