detikNews
Senin 24 Juni 2019, 21:03 WIB

Round-Up

Jagoannya Kalah Lagi, Erdogan Kini Angkat Topi

Tim detikcom - detikNews
Jagoannya Kalah Lagi, Erdogan Kini Angkat Topi Presiden Recep Tayyip Erdogan. (Foto: BBC World)
Istanbul - Partai berkuasa Turki pimpinan Presiden Recep Tayyip Erdogan kembali menelan kekalahan dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) Istanbul. Pasalnya, kandidat dari partai yang dipimpin Erdogan, Binali Yildirim kalah dari Ekrem Imamoglu dalam pemilihan Wali Kota Istanbul.

Namun kali ini, Erdogan mengakui kekalahan. Dia bahkan mengucapkan selamat kepada Imamoglu, kandidat dari Partai Rakyat Republik (CHP), yang terpilih menjadi Wali Kota Istanbul.

"Saya mengucapkan selamat kepada Ekrem Imamoglu yang memenangkan pemilihan berdasarkan hasil awal," tulis Erdogan dalam postingan di Twitter seperti dilansir dari kantor berita AFP, Senin (24/6/2019).


Pilkada Istanbul.Pilkada Istanbul. (Foto: BBC World)


Binali Yildirim, kandidat partai berkuasa pimpinan Erdogan, juga telah mengakui kekalahannya pada Minggu (23/6) waktu setempat. Pernyataan ini disampaikan Yildirim setelah kantor berita resmi Turki, Anadolu melaporkan hasil awal yang menunjukkan Imamoglu unggul atas Yildirim.

"Menurut hasil hingga saat ini, pesaing saya Ekrem Imamoglu memimpin pemilihan. Saya mengucapkan selamat padanya dan mendoakan semoga sukses," ujar Yildirim.





Pada pencoblosan ulang pemilu Wali Kota Istanbul, Imamoglu memimpin perolehan 53,69% suara. Sedangkan Yildirim mendapatkan perolehan 45,4% suara. Total suara yang sudah dihitung masuk 95% suara.

"Tuan Presiden, saya siap untuk bekerja secara harmonis dengan Anda. Saya menyampaikan dari sini permintaan saya untuk bertemu dengan Anda dalam waktu sesingkat mungkin," kata kandidat oposisi Imamoglu seperti dilansir AFP.




Pada pemungutan suara pertama pada Maret lalu, Yildirim tidak mengakui kekalahannya. Partai pengusung Yildirim menuding sejumlah suara dicuri dan banyak pengawas kotak suara tidak punya izin resmi.

Partai berkuasa itu pun mendesak Komisi Pemilu Turki untuk menggelar pilkada ulang. Sejumlah pihak menyebut ada tekanan dari Erdogan di balik keputusan Komisi Pemilu Turki untuk menggelar pilkada ulang itu.

Pada 31 Maret 2019 pemungutan suara ulang digelar. Erdogan ikut menyalurkan hak suara. Dia menegaskan bahwa pencoblosan ulang akan menentukan suara yang paling akurat.

Tonton juga video 20Detik: Kandidat Erdogan Kalah di Pilkada Istanbul

[Gambas:Video 20detik]


(zak/mae)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com