detikNews
Sabtu 22 Juni 2019, 05:24 WIB

Benda Misterius di Langit Kansas Dikira Alien, Ternyata...

Jabbar Ramdhani - detikNews
Benda Misterius di Langit Kansas Dikira Alien, Ternyata... Penampakan objek misterius di langit Kansas City (Foto: Dok. KMBC)
Kansas City - Penampakan sejumlah benda misterius di langit Kansas City membuat masyarakat bingung dan penasaran. Di media sosial, warganet mencurigai benda tersebut sebagai alien.

Dilansir USA Today, Sabtu (22/6/2019), beberapa pengamat menduga benda tersebut merupakan balon cuaca. Namun, Layanan Cuaca Nasional di Kansas City menyatakan tak punya penjelasan soal objek tersebut.


Spekulasi pun berkembang. Banyak warganet curiga objek tersebut alien.



KMBC 9 di Kansas City mengatakan di Twitter bahwa pihaknya telah menerima 'beberapa panggilan' terkait dua bola aneh yang melayang di atas Bandara Internasional Kansas City. KMBC menampilkan beberapa foto yang diterimanya dari warganet.

Sempat diduga juga objek di langit itu merupakan balon milik Google.


Pada akhirnya, reporter KMBC William Joy tampaknya telah memecahkan misteri itu. Dia mencuit bahwa seorang juru bicara dari Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) mengatakan kepadanya, "mengingat posisi itu, kemungkinan salah satu dari balon mereka dalam penerbangan uji."



Menurut situs webnya, misi DARPA adalah "untuk melakukan investasi penting dalam teknologi terobosan untuk keamanan nasional." DARPA pada Selasa (18/6) mencuit dan menyatakan telah meluncurkan tiga balon dari Maryland sebagai bagian dari program Adaptable Lighter Than Air (Beradaptasi Lebih Ringan dari Udara).


"Tujuan dari program Adaptable Lighter Than Air (ALTA) adalah untuk mengembangkan dan mendemonstrasikan kendaraan ketinggian yang lebih ringan dari udara yang mampu menavigasi melalui angin pada rentang yang diperpanjang," kata agensi itu di situs webnya.

"Balon dapat terbang pada ketinggian lebih dari 75.000 kaki. Meskipun mereka tidak memiliki tenaga penggerak independen, kendaraan ALTA dirancang untuk bernavigasi dengan mengubah ketinggian dan dengan demikian mengambil keuntungan dari profil angin yang berbeda-beda. Angin yang canggih Aloft Sensor (WAS) juga sedang dikembangkan pada program ini, yang dimaksudkan untuk memberikan pengukuran angin stratosfer waktu nyata," sambungnya.



(jbr/aud)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com