detikNews
Kamis 20 Juni 2019, 15:42 WIB

PT KAI dan ALSTOM Jerman Siapkan Kesepakatan Kerja Sama Kereta Api Hidrogen

Rita Uli Hutapea - detikNews
PT KAI dan ALSTOM Jerman Siapkan Kesepakatan Kerja Sama Kereta Api Hidrogen Foto: KBRI Berlin
Berlin - Aloysius Guntur Setyawan, Vice President New Business Cooperation and Policy PT KAI melakukan pertemuan dengan delegasi ALSTOM yang dipimpin oleh Jörg Nikutta, Managing Director ALSTOM Jerman - Austria. Pertemuan yang berlangsung di KBRI Berlin, Jerman pada 18 Juni 2019 dimaksudkan untuk menindaklanjuti kunjungan Direktur Utama PT KAI bulan Maret lalu, terkait rencana kerja sama kereta api berbahan bakar hidrogen.

Dalam pertemuan tersebut, PT KAI telah menyampaikan draft MoU kepada pihak ALSTOM. Draft ini sebagai titik awal untuk menyiapkan kesepakatan implementasi kerja sama antara kedua pihak. Sebelumnya pada kunjungan Direktur PT KAI Maret lalu, telah disampaikan ketertarikan Indonesia untuk menggunakan kereta api hidrogen buatan ALSTOM ini.

"Ini wujud keseriusan kita untuk memulai kerja sama. Kita sudah sampaikan draft MoU nya, dan ALSTOM akan sampaikan tanggapan. Target kita, saat kunjungan delegasi ALSTOM ke Indonesia nanti, MOU sudah bisa ditandatangani," kata Guntur.

Dubes RI untuk Republik Federal Jerman, Arif Havas Oegroseno yang turut hadir dalam pertemuan menekankan kerja sama antara PT KAI dan ALSTOM ini bagian dari babak baru kerja sama Indonesia Jerman untuk industri ramah lingkungan.

"Kalau pada tataran pemerintah kita fokus di strategi dan kebijakan, dan di tingkat swasta kita dorong proyek kerja samanya. Apa yang akan disepakati oleh PT. KAI dan ALSTOM jadi bentuk nyata dari strategi dan kebijakan yang kita upayakan sejauh ini, khususnya untuk teknologi ramah lingkungan. Setelah pertemuan ini tentu kedua pihak akan mendetailkan aspek teknisnya", ujar Dubes Oegroseno seperti disampaikan dalam rilis pers KBRI Berlin kepada detikcom, Kamis (20/6/2019).

Dari pertemuan tersebut pihak ALSTOM juga menyampaikan keinginannya untuk berkunjung ke Indonesia. Indonesia merupakan negara Asia pertama yang secara serius menunjukkan ketertarikannya pada kereta hidrogen.

"Dalam waktu yang tidak lama kita berencana akan berkunjung ke Indonesia. Selain untuk membahas aspek teknis lebih jauh, kita juga ingin melakukan survei lapangan untuk lokasi proyek kereta hidrogen ini", tutur Nikutta.

Kereta hidrogen yang akan dikerjasamakan antara PT KAI dan ALSTOM merupakan teknologi ramah lingkungan. Pengoperasian kereta ini menggunakan elektrifikasi dari proses kombinasi hidrogen dan oksigen. Dengan teknologi ini emisi yang dikeluarkan adalah air. Bahan baku utama yang digunakan adalah hidrogen yang berasal dari biomass ataupun sumber-sumber energi berkelanjutan seperti energi angin dan matahari. Kehadiran kereta hidrogen di Indonesia dapat menjadi bagian dari pembangunan sektor transportasi yang berkelanjutan.
(ita/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed