DetikNews
Minggu 12 Mei 2019, 15:07 WIB

35 Jenazah Ditemukan Terkubur di Guadalajara Meksiko

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
35 Jenazah Ditemukan Terkubur di Guadalajara Meksiko Foto: AFP Photo/Pedro Pardo
Jakarta - Tiga puluh lima jenazah ditemukan di kota metropolitan Guadalajara, Meksiko. Diduga kuat, jenazah tersebut merupakan korban dari dampak kekerasan antar geng di Meksiko.


"Tim Investigasi Meksiko menemukan tiga puluh lima jenazah yang terkubur di sekitar area kota metropolitan Guadalajara, kata Jaksa Penuntut Negara Bagian pada Sabtu (11/5/2019).

Seperti yang dilansir Rueters, 35 jenazah tersebut merupakan bagian pengingat dari tugas Presiden Andres Manuel Lopez Obrador, yang pada Desember lalu berjanji menekan korban kematian akibat konflik antar geng. Setidaknya, pada tahun lalu tercatat 29,000 kasus pembunuhan, yang merupakan rekor tertinggi untuk saat ini di Meksiko.

Jaksa agung negara bagian Jalisco, Gerardo Octavio Solis mengatakan, selama penyelidikan seminggu terakhir, sudah ada 27 jenazah ditemukan terkubur di sekitar bangunan di kawasan Zapopan. "Perkerjaan ini terus berlanjut," imbuhnya.

Selain itu, Solis juga menjelaskan, bahwa dalam proses pencarian, tim Investigasi masih melakukan penggalian hingga tiga meter lebih.

"Kami menggali lebih dari tiga meter (10 kaki) ke bawah," kata Solis dalam konferensi pers dengan gubernur negara bagian Enrique Alfaro dan lainnya.

Lantas, tujuh mayat lainnya yang sudah berbentuk tengkorak, di temukan di area pemakaman gelap yang terpisah dari kota tempat penyelidikan tersebut berlangsung. Lantas, satu jenazah lain di temukan di kotamadaya Tlajomulco.

"Satu badan tambahan ditemukan dari kotamadya Tlajomulco, di barat daya Guadalajara," imbuh Solis.


Solis pun menggambarkan, penemuan makam tersebut sebagai pukulan terhadap kelompok kejahatan lokal setempat. Dia pun menegaskan, empat tersangka lain terkait kasus kekerasan ini pun telah ditangkap. Kendati demikian, tak jelas soal berapa lama mayat-mayat tersebut telah dikuburkan.

Diketahui, Jalisco sendiri menjadi markas bagi salah satu geng narkoba paling berkuasa di Meksiko, bernama Kartel Generasi Baru Jalisco. Selain itu, Jalisco juga dikenal sebagai kawasan yang banyak menderita akibat perang akar rumput yang melanda banyak negara.

Sebelumnya, Presiden Lopez Obrador mengatakan bahwa dirinya bertanggung jawab atas peristiwa tersebut. Tetapi data resmi menunjukkan tingkat angka kasus pembunuhan pada tahun kepemimpinan Lopez, melebihi tahun sebelumnya.
(rdp/imk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed