DetikNews
Rabu 24 April 2019, 15:28 WIB

Hampir 60 Orang Ditangkap Usai Serangan Bom Paskah di Sri Lanka

Rita Uli Hutapea - detikNews
Hampir 60 Orang Ditangkap Usai Serangan Bom Paskah di Sri Lanka Foto: Reuters
FOKUS BERITA: Bom Guncang Sri Lanka
Colombo - Otoritas Sri Lanka kembali menangkap 18 tersangka terkait rentetan serangan bom di Hari Paskah. Mereka ditangkap dalam operasi yang dilakukan pada Selasa (23/4) malam waktu setempat.

Juru bicara kepolisian Ruwan Gunasekera mengatakan, para tersangka tersebut ditangkap dalam operasi penggerebekan yang dilakukan aparat keamanan di bawah keadaan darurat nasional, yang diberlakukan sejak serangan-serangan bom pada Minggu (21/4) lalu.

Kepolisian menyatakan seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (24/4/2019), sejauh ini mereka telah menangkap 58 orang sejak serangan-serangan bom yang menargetkan hotel-hotel mewah dan gereja-gereja tersebut.



Gunasekera mengatakan, operasi penggerebekan tersebut merupakan bagian dari operasi keamanan untuk memburu orang-orang yang diduga terlibat dalam serangan-serangan bom Paskah.

Pemerintah Sri Lanka menuding kelompok ekstremis lokal, National Thowheeth Jama'ath (NTJ) mendalangi rentetan serangan bom tersebut. Perdana Menteri Ranil Wickremesinghe mengatakan, para militan lainnya masih diburu. Dia juga mengatakan bahwa serangan bom masih mungkin terjadi lagi.


"Ada beberapa orang lagi yang kabur," tutur Wickremesinghe. "Jadi kita harus menangkap mereka," imbuhnya.

Sejauh ini jumlah korban jiwa akibat serangan-serangan bom di Hari Paskah itu telah mencapai 359 orang. Setidaknya 500 orang dilaporkan terluka dalam serangan-serangan bom yang terjadi di waktu nyaris bersamaan itu.


Simak Juga "Pascateror Bom, Presiden Sri Lanka Rombak Pasukan Keamanan":

[Gambas:Video 20detik]


(ita/ita)
FOKUS BERITA: Bom Guncang Sri Lanka
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed