DetikNews
Rabu 24 April 2019, 14:35 WIB

Sudah 359 Orang Tewas Akibat Rentetan Ledakan Bom Paskah di Sri Lanka

Rita Uli Hutapea - detikNews
Sudah 359 Orang Tewas Akibat Rentetan Ledakan Bom Paskah di Sri Lanka Foto: Reuters/Dinuka Liyanawatte
FOKUS BERITA: Bom Guncang Sri Lanka
Colombo - Korban jiwa akibat rentetan serangan bom di Sri Lanka pada Hari Paskah terus bertambah. Sejauh ini jumlah korban jiwa mencapai 359 orang.

Kepolisian Sri Lanka mengatakan, penambahan korban jiwa ini terjadi dikarenakan para korban yang mengalami luka-luka parah akhirnya meninggal setelah sempat dirawat di rumah sakit. Setidaknya 500 orang dilaporkan terluka dalam serangan-serangan bom yang terjadi di waktu nyaris bersamaan itu.

Kelompok teroris ISIS telah mengklaim rentetan ledakan bom yang menargetkan gereja-gereja dan hotel-hotel mewah tersebut. Namun pemerintah Sri Lanka menuding kelompok ekstremis lokal, National Thowheeth Jama'ath, sebagai dalang peledakan bom. Pemerintah Sri Lanka menduga kelompok tersebut mendapatkan bantuan dari jaringan internasional.

"Tentu saja aparat keamanan memiliki pandangan bahwa ada kaitan asing dan sejumlah bukti mengarah ke situ," kata Perdana Menteri Ranil Wickremesinghe kepada wartawan seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (24/4/2019).


"Kami tengah mengikuti klaim ini, ada kecurigaan bahwa ini ada kaitan dengan ISIS," imbuhnya.

Beberapa jam sebelumnya, kepolisian Sri Lanka kembali melakukan penggerebekan dan menangkap 18 orang dalam operasi pengejaran para tersangka terkait pengeboman di Hari Paskah ini. Sejauh ini, hampir 60 orang telah ditangkap sejak rentetan ledakan bom pada Minggu (21/4) waktu setempat tersebut.

Serangan bom ini tercatat sebagai yang paling mematikan di Sri Lanka dalam satu dekade terakhir sejak berakhirnya perang sipil selama puluhan tahun yang menewaskan sekitar 100 ribu orang.


Serangan bom itu mengguncang sedikitnya tiga gereja yang sedang menggelar kebaktian Paskah pada Minggu (21/4) waktu setempat, kemudian empat hotel mewah dan sebuah rumah yang ada di Colombo.

Ledakan bom yang terjadi dalam kurun waktu saling berdekatan itu mengguncang Gereja St Anthony's Shrine di Colombo yang bersejarah, Gereja St Sebastian di Negombo -- sebelah utara Colombo, dan Gereja Zion di Batticaloa, kemudian Hotel Shangri-La, Hotel Kingsbury, Hotel Cinnamon Grand dan Hotel Tropical Inn. Ledakan kedelapan terjadi di sebuah rumah di Colombo yang digerebek polisi beberapa jam setelah serentetan ledakan bom terjadi. Dilaporkan sedikitnya tiga polisi tewas dalam ledakan yang diyakini dipicu oleh bom bunuh diri tersebut.


Saksikan juga video 'Pascateror Bom, Presiden Sri Lanka Rombak Pasukan Keamanan':

[Gambas:Video 20detik]


(ita/ita)
FOKUS BERITA: Bom Guncang Sri Lanka
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed