detikNews
2019/04/23 22:00:00 WIB

Round-Up

Militan Lokal di Balik Bom Gereja Sri Lanka

Tim detikcom - detikNews
Halaman 2 dari 2
Militan Lokal di Balik Bom Gereja Sri Lanka Situasi di dalam Gereja St Sebastian di Sri Lanka usai ledakan bom terjadi. (Foto: REUTERS/Athit Perawongmetha)

Selain itu, ISIS mengklaim bertanggung jawab atas kejadian ini. ISIS menyebut serangan itu menargetkan anggota koalisi Amerika Serikat (AS) dan umat Nasrani.

"Mereka yang melakukan serangan yang menargetkan anggota koalisi pimpinan Amerika Serikat dan warga Nasrani di Sri Lanka kemarin lusa adalah para petempur Daulah Islamiyah (nama lain ISIS)," demikian pernyataan ISIS seperti dirilis sayap propaganda mereka, Amaq, seperti dilansir AFP, Selasa (23/4/2019).


ISIS tidak memberikan bukti untuk mendukung klaim mereka tersebut. Klaim ini disampaikan ISIS sekitar dua hari setelah serangan bom terjadi pada Minggu (21/4) waktu setempat.

Dalam peristiwa ini, terdapat sedikitnya 37 warga negara asing (WNA) yang turut menjadi korban tewas. Mereka termasuk tiga warga Inggris, dua warga Turki dan satu warga Portugal, serta dua orang lainnya yang memegang kewarganegaraan ganda Inggris dan AS. Pernyataan dari pemerintah berbagai negara menyatakan korban tewas juga terdiri atas dua warga China, satu warga Jepang, tiga warga Denmark, satu warga Belanda dan sedikitnya lima warga India.

Pihak Kementerian Luar Negeri Sri Lanka menyatakan sembilan WNA dilaporkan masih hilang dan ada sekitar 25 jenazah belum teridentifikasi yang diyakini WNA.
(dkp/dkp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com