detikNews
Selasa 26 Maret 2019, 18:28 WIB

Mahasiswa China Diculik Sekelompok Pria Bersenjata di Kanada

Novi Christiastuti - detikNews
Mahasiswa China Diculik Sekelompok Pria Bersenjata di Kanada Lu Wanzhen (York Police via CNN)
Ottawa - Seorang mahasiswa asing asal China diculik sekelompok pria bersenjata di Ontario, Kanada. Kepolisian Kanada telah melancarkan misi pencarian untuk menemukan keberadaan mahasiswa itu.

Seperti dilansir CNN, Selasa (26/3/2019), mahasiswa bernama Lu Wanzhen (22) ini diculik di Markham, Ontario pada Sabtu (23/5) waktu setempat. Saat keluar dari mobilnya yang diparkir di sebuah area parkir bawah tanah, Lu tiba-tiba disergap oleh empat pria bermasker.

Penculikan ini terjadi pada sore hari sekitar pukul 18.00 waktu setempat. Saat kejadian, Lu sedang bersama seorang teman wanitanya yang tidak disebut namanya.

Salah satu pria bermasker itu bersenjatakan taser -- alat kejut listrik -- dan saat Lu berusaha melawan, dia disetrum dengan taser. Teman wanita Lu dilaporkan tidak mengalami luka sedikitpun.

Rekaman kamera keamanan yang dirilis polisi menunjukkan sejumlah pria yang berjaket hitam dengan wajah tertutup masker menarik badan Lu dan memaksanya masuk ke dalam sebuah minivan warna hitam. Nomor plat minivan itu diketahui merupakan curian atau tidak asli.


Minivan yang sama telah ditemukan polisi di wilayah Toronto, namun dalam keadaan kosong dan ditinggal begitu saja.

"Kami sangat khawatir dengan keselamatannya (Lu)," ucap juru bicara Kepolisian York dalam pernyataannya. "Insiden ini melibatkan aksi kekerasan dengan level signifikan ... dia dibawa paksa, dia terkejut dan dipaksa masuk ke dalam van itu," imbuhnya.

Juru bicara kepolisian berterima kasih kepada warga yang memberikan informasi kepada polisi soal lokasi van tersebut. Lebih lanjut, polisi mendorong warga untuk turut mencari keberadaan Lu dan empat tersangka dalam kasus ini. Foto dan ciri-ciri para tersangka telah dirilis polisi ke publik.

"Kami tahu seseorang mengetahui siapa para tersangka ini. Jika Anda tahu apapun soal siapa orang-orang ini, tolong hubungi Kepolisian York," ucap juru bicara tersebut.

Laporan CBC yang merupakan afiliasi CNN menyebut bahwa keluarga Lu sedang dalam perjalanan ke Toronto dari China. Konsulat China di Toronto juga bekerja sama dengan polisi setempat dalam penyelidikan kasus ini. Komunikasi juga terus dilakukan antara konsulat dengan keluarga Lu.


Hanya sedikit informasi yang diungkap terkait dugaan motif di balik penculikan Lu. Namun laporan CBC tahun 2017 lalu menyebut sedikitnya tiga mahasiswa asing asal China menjadi target para penipu yang berupaya memeras banyak uang dari keluarga mahasiswa itu di China.

Media lokal Kanada, CTV News, menyebut bahwa Lu kerap mengemudikan mobil-mobil mewah termasuk Lamborghini dan Rolls Royce selama kuliah di Kanada. Area parkir tempat Lu memarkirkan mobilnya disebut hanya bisa diakses oleh penghuni dan membutuhkan kunci khusus untuk bisa masuk ke dalamnya.


Simak Juga 'Isak Tangis Ayah Mahasiswi Israel yang Terbunuh di Melbourne':

[Gambas:Video 20detik]


(nvc/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed