detikNews
Senin 18 Maret 2019, 03:00 WIB

Polisi Selandia Baru Tangkap Pria Penyebar Video Teror Penembakan Masjid

Audrey Santoso - detikNews
Polisi Selandia Baru Tangkap Pria Penyebar Video Teror Penembakan Masjid Foto: Rifkianto Nugroho
Wellington - Kepolisian Selandia Baru menangkap seorang pemuda lantaran menyebar video teror penembakan brutal masjid di Christchurch. Polisi menegaskan ada sanksi bagi orang yang menyebarkan.

"Kami ingin mengingatkan orang-orang, bahwa itu adalah pelanggaran untuk mendistribusikan atau memiliki publikasi yang tidak menyenangkan, dalam aturan Video Klasifikasi Video dan Undang-Undang Klasifikasi 1993, terancam hukuman penjara," kata polisi Selandia Baru dalam sebuah pernyataan, dilansir dari ABC News, Minggu (17/3/2019).


Pria yang masih disembunyikan identitasnya itu dijadwalkan akan menjalani sidang dakwaan pada Senin (18/3). "Video siaran langsung dari penembakan di Christchurch telah diklasifikasikan oleh Kantor Sensor Kepala sebagai tidak dapat diterima," tambah polisi.

Mia Garlick, juru bicara Facebook Selandia Baru, mengatakan sebanyak 1,5 juta video serangan telah dihapus dari Facebook secara global dalam 24 jam pertama sejak serangan itu terjadi. Itu termasuk 1,2 juta yang diblokir selama tahap unggah.


Jumlah korban tewas terorisme bersenjata di masjid Selandia Baru bertambah menjadi 50 orang. Sementara ada 36 orang yang masih dirawat di rumah sakit.

Pelaku serangan teror di masjid itu adalah ekstremis sayap kanan Brenton Tarrant (28). Bush juga mengatakan ada dua terduga pelaku yang ditangkap polisi saat serangan berlangsung, karena kedua orang itu membawa senjata api di dalam mobilnya. Namun ternyata dua orang itu tak terlibat.


Saksikan juga video 'Salahkan Muslim di Teror New Zealand, Senator Australia Diceploki Telor':

[Gambas:Video 20detik]



(aud/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed