DetikNews
Sabtu 02 Maret 2019, 18:40 WIB

Kapten Diduga Mabuk, Kapal Kargo Rusia Tabrak Jembatan di Korsel

Novi Christiastuti - detikNews
Kapten Diduga Mabuk, Kapal Kargo Rusia Tabrak Jembatan di Korsel Momen saat kapal kargo Rusia menabrak jembatan di Busan, Korsel (Screengrab from YouTube video via Channel News Asia)
Seoul - Sebuah kapal kargo berbendera Rusia menyimpang dari rute dan menabrak sebuah jembatan layang di perairan Busan, Korea Selatan (Korsel). Diduga, kapten kapal kargo itu dalam keadaan mabuk saat insiden ini terjadi.

Seperti dilaporkan kantor berita Korsel, Yonhap News Agency dan dilansir Channel News Asia, Sabtu (2/3/2019), jembatan layang yang ditabrak kapal kargo itu mengalami kerusakan cukup parah. Namun untungnya tidak ada korban luka dalam insiden yang terjadi pada Kamis (28/2) sore waktu setempat.


Dilaporkan Yonhap News Agency bahwa kapal kargo itu tengah berlayar dari pelabuhan Busan menuju Vladivostok, Rusia. Pada Kamis (28/2) sore sekitar pukul 16.20 waktu setempat, kapal kargo itu berlayar tepat di dekat Jembatan Gwangan di Busan.

Tiba-tiba, sebut Yonhap News Agency, kapal kargo itu menyimpang dari rute dan berlayar ke arah berlawanan. Saat itulah kapal kargo Seagrand seberat 6 ribu ton itu menabrak jembatan layang yang sedang dilalui sejumlah kendaraan.

Bagian bawah jembatan mengalami kerusakan cukup parah usai ditabrak kapal kargo RusiaBagian bawah jembatan mengalami kerusakan cukup parah usai ditabrak kapal kargo Rusia Foto: Screengrab from YouTube video via Channel News Asia

Laporan Yonhap News Agency menyebut kapten kapal kargo itu diduga sedang mabuk saat insiden ini terjadi.

Menurut Patroli Pantai Korea, kapten kapal itu tercatat memiliki kadar alkohol dalam darahnya sebesar 0,086 persen. Jumlah itu mencapai tiga kali lipat dibandingkan batas legal sebesar 0.03 persen.


Sang kapten kapal yang tidak disebut identitasnya itu telah ditahan otoritas setempat.

Akibat tabrakan itu, jembatan layang itu mengalami kerusakan cukup parah. Bagian bawah jembatan layang yang memiliki dua tingkat ini terpaksa ditutup sementara, sebagai pencegahan. Penutupan akan terus dilakukan hingga Minggu (3/3) besok.


(nvc/rna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed