detikNews
Sabtu 16 Februari 2019, 18:49 WIB

Diculik Agen Korut Puluhan Tahun Lalu, Pria Jepang Ternyata Masih Hidup

Novi Christiastuti - detikNews
Diculik Agen Korut Puluhan Tahun Lalu, Pria Jepang Ternyata Masih Hidup Ilustrasi (Dok. Reuters)
Tokyo - Seorang pria Jepang yang diculik agen intelijen Korea Utara (Korut) beberapa dekade lalu, diketahui masih hidup hingga kini. Bahkan pria Jepang itu telah menikah dan tinggal di Pyongyang dengan keluarganya.

Seperti dilansir Reuters, Sabtu (16/2/2019), informasi terbaru itu disampaikan oleh kantor berita Jepang, Kyodo News Agency, yang mengutip sejumlah sumber-sumber pemerintahan Jepang.

Diketahui bahwa Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe menetapkan isu penculikan warga Jepang oleh Korut untuk dilatih menjadi mata-mata, sebagai prioritas utama. Kabar terbaru ini bisa berarti adanya tekanan diplomatik baru terhadap Korut untuk mengungkap kebenaran soal penculikan warga Jepang di masa lalu.


Sebelumnya otoritas Korut menyangkal bahwa warga Jepang bernama Minoru Tanaka, seorang pegawai restoran yang diyakini oleh Jepang telah diculik Korut sekitar tahun 1978 setelah dia bertolak ke Eropa, pernah masuk ke wilayahnya. Namun informasi terbaru yang diungkapkan Kyodo News menyebut sebaliknya.

"Diketahui pada Jumat (15/2) waktu setempat bahwa Korea Utara telah memberitahu Jepang bahwa bekas pegawai toko ramen, yang berusia 28 tahun ketika menghilang, kini telah menikah dan hidup di Pyongyang dengan istri dan anak-anaknya," sebut Kyodo News dalam laporannya.

Tahun 2002 lalu, Korut mengakui pihaknya telah menculik 13 warga Jepang antara tahun 1970-an hingga 1980-an. Lima orang di antaranya diklaim oleh Korut telah kembali ke Jepang. Sisanya, sebanyak delapan orang disebut oleh Korut, sudah meninggal dunia.


Versi berbeda dari otoritas Jepang menyebut ada 17 warganya yang diculik Korut, dengan lima orang telah dipulangkan. Menanggapi versi itu, otoritas Korut bersikeras menyatakan empat orang yang diyakini otoritas Jepang ikut diculik, tidak pernah masuk ke wilayah Korut.

Laporan Kyodo News menyebut informasi soal Tanaka telah disampaikan oleh Korut kepada Jepang beberapa kali sejak tahun 2014. Tahun lalu, Korut mengakui bahwa Tanaka mungkin telah masuk wilayah Korut.

Informasi detail soal Tanaka yang disebut telah menikah dan tinggal di Pyongyang itu tidak disebut lebih lanjut oleh Kyodo News. Pihak Kementerian Luar Negeri Jepang belum bersedia memberikan komentarnya.


(nvc/haf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed