DetikNews
Kamis 13 Desember 2018, 19:47 WIB

Pria Palestina Tembak 4 Warga Israel di Tepi Barat, 2 Orang Tewas

Novi Christiastuti - detikNews
Pria Palestina Tembak 4 Warga Israel di Tepi Barat, 2 Orang Tewas Ilustrasi (AFP Photo/Joshua Lott)
Tepi Barat - Penembakan maut kembali terjadi di wilayah Tepi Barat. Seorang pria Palestina menembak mati dua warga Israel di Tepi Barat dan melukai dua orang lainnya.

Seperti dilansir Reuters dan AFP, Kamis (13/12/2018), militer Israel menyebut penembakan itu terjadi di sebuah pemberhentian bus dekat permukiman Ofra, Tepi Barat. Lokasi penembakan itu baru dilanda insiden serupa pada Minggu (9/12) lalu yang melukai tujuh orang.

"Dari empat korban luka, dua orang di antaranya yang sebelumnya kritis, dinyatakan telah meninggal dunia," sebut Direktur Urusan Darurat Israel, Eli Bean, kepada radio setempat.


Pelaku yang disebut militer Israel merupakan warga Palestina itu, dilaporkan berhasil melarikan diri usai beraksi. Juru bicara militer Israel menyatakan belum bisa memastikan apakah pelaku sengaja menargetkan tentara Israel dalam serangannya.

"Kami sedang mencari teroris itu. Kami akan menemukannya," sebut militer Israel dalam pernyataan via Twitter.

Salah satu upaya militer Israel memburu pelaku adalah dengan mengepung Ramallah di Tepi Barat dan mengerahkan tentaranya ke sana.

Dalam serangan terpisah di Kota Tua, Yerusalem, seorang pelaku menikam dua tentara perbatasan Israel hingga luka-luka. Pelaku telah ditembak mati tentara Israel usai beraksi pada Kamis (13/12) pagi waktu setempat.


Penembakan di Tepi Barat dan penikaman di Yerusalem itu terjadi setelah tentara keamanan Israel menewaskan dua warga Palestina yang diburu terkait serangan maut terhadap warga Israel beberapa waktu lalu. Dua warga Palestina yang ditembak mati Israel itu diidentifikasi bernama Salah Barghouti (29) dan Ashraf Naalwa (23).

Barghouti diyakini bertanggung jawab atas penembakan di dekat permukiman Ofra pada Minggu (9/12) lalu. Serangan itu melukai tujuh orang, termasuk seorang wanita Israel yang mengandung 7 bulan. Nahas, bayi yang dikandung wanita Israel itu meninggal pada Rabu (12/12) waktu setempat, usai dilahirkan melalui operasi caesar. Sang ibunda yang mengalami luka tembak di abdomen itu dilaporkan dalam kondisi serius di rumah sakit.

Sementara Naalwa diyakini bertanggung jawab atas pembunuhan dua warga Israel di zona industri Barkan, Tepi Barat, pada Oktober lalu. Dinas keamanan Israel, Shin Bet, menyebut Naalwa tewas saat akan ditangkap tentara Israel di dekat Nablus, Tepi Barat.

Dalam pernyataan terpisah, kelompok Hamas mengklaim Barghouti dan Naalwa sebagai 'pejuang' mereka.


(nvc/bag)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed