detikNews
Selasa 17 Juli 2018, 13:30 WIB

'Bom Lava' Hantam Kapal Wisata di Hawaii, 23 Orang Luka-luka

Novi Christiastuti - detikNews
Bom Lava Hantam Kapal Wisata di Hawaii, 23 Orang Luka-luka Bom lava picu lubang pada kanopi kapal wisata di Hawaii (Hawaii Department of Land and Natural Resources/Handout via REUTERS)
Honolulu - Aliran lava dari Gunung Kilauea di Hawaii yang mengalir ke laut tiba-tiba meledak dan menghantam kapal yang membawa rombongan wisatawan. Sedikitnya 23 orang mengalami luka-luka dalam insiden ini.

Seperti dilansir Reuters dan AFP, Selasa (17/7/2018), ledakan uap panas ini dipicu oleh bebatuan vulkanis yang meleleh dan bercampur dengan air laut yang asin. Ledakan yang disebut 'bom lava' itu mengenai atap kapal lalu masuk hingga ke area tempat duduk.

Kapal wisata ini berhasil kembali ke pelabuhan Hilo dengan menggunakan dayanya sendiri sekitar satu jam kemudian. Tiga korban luka di antaranya, termasuk seorang wanita berusia 20-an tahun yang kakinya patah, langsung dilarikan ke rumah sakit setempat dengan ambulans.


Kepala Batalion Departemen Pemadam Kebakaran Hawaii County, Darwin Okinaka, menyebut sekitar 9-10 orang yang mengalami luka tidak terlalu parah dibawa ke rumah sakit dengan kendaraan pribadi. Sedangkan 10 korban luka lainnya mendapatkan perawatan medis di pelabuhan.

Juru bicara Departemen Sipil setempat, Kelly Wooten, menyebut total 23 orang mengalami luka-luka.

Departemen Tanah dan Sumber Daya Alam Hawaii (DLNR) mengungkapkan, kapal itu dioperasikan Lava Ocean Tours, satu dari tiga perusahaan yang menawarkan tamasya harian dengan kapal untuk melihat aliran lava di laut. Untuk bisa ikut tamasya itu, setiap turis harus membayar US$ 220 (Rp 3,1 juta). Kapal dengan 49 tempat duduk itu memiliki nama 'Hot Spot'.


Sebuah foto yang dirilis DLNR menunjukkan sebuah lubang menganga di bagian kanopi kapal wisata itu.

"Pada dasarnya, itu sebuah ledakan. Memicu sebuah lubang tepat melalui atap kapal," sebut juru bicara Wali Kota setempat, Janet Snyder, kepada surat kabar Tribune Herald. Dia juga menyebut kapal 'dipenuhi lava' saat insiden itu terjadi.

Selain terkena 'bom lava', kapal itu juga dihujani serpihan vulkanis kecil dan abu dari ledakan itu. Otoritas setempat dan DLNR masih menyelidiki insiden yang terjadi di ujung timur Big Island di Hawaii ini. Aliran lava di perairan itu datang dari erupsi Gunung Kilauea sekitar 10 pekan lalu.


Tak diketahui pasti jarak kapal dengan pantai yang dipenuhi aliran lava tersebut. Namun biasanya, setiap kapal wisata dilarang mendekat kurang dari 300 meter dari aliran lava yang masuk ke lautan Pasifik itu. Meskipun ada kapal yang menerima izin khusus untuk mendekat hingga 50 meter.
(nvc/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com