DetikNews
Sabtu 19 Mei 2018, 00:22 WIB

Cerita Menegangkan Saksi saat Penembakan Brutal di Sekolah Texas

Aditya Mardiastuti - detikNews
Cerita Menegangkan Saksi saat Penembakan Brutal di Sekolah Texas Siswa SMA Santa Fe, Texas berduka akibat penembakan brutal (Foto: Getty Images/detikcom)
Texas - Penembakan brutal di SMA Santa Fe, Texas menewaskan sedikitnya 8 orang. Saksi mata mendengar rentetan tembakan bersamaan dengan alarm kebakaran.

Insiden itu terjadi sekitar pukul 07.30-07.45 waktu setempat. Salah seorang murid mengatakan mereka sedang mengikuti simulasi kebakaran saat peristiwa itu terjadi.


"Kami semua berdiri (di luar), tapi tidak ada lima menit, kami mulai mendengar suara tembakan dan seluruh orang mulai berlarian. Tapi para guru menginstruksikan aga tetap diam di tempat, tapi kami tetap berlari," kata Angelica Martinez dilansir dari CNN, Jumat (18/5/2018).

"Saya tidak melihat seseorang menembak, tapi seperti suara (tembakan) terdengar," imbuhnya.

Angelica mengatakan dia juga mendengar alarm kebakaran. Angelica tidak merinci apakah suara alarm itu terdengar sebelum atau sesudah suara tembakan di kelas seni.

"Saya tidak melihat (pelaku). Saya hanya berlari," katanya.


Saksi lainnya, Dakota Shrader, mengatakan dia mendengar suara tembakan setelah alarm kebakaran berbunyi.

"Saya sedang di lorong kelas sejarah, dan tak lama setelah kami mendengar alarm, semua orang mulai mengikuti prosedur simulasi kebakaran." kata Shrader sambil meneteskan air mata.

"Dan setelah itu, kami hanya mendengar tiga suara tembakan, bunyi ledakan keras, dan seluruh guru mengingatkan kami untuk segera melarikan diri," jelasnya.


Tak lama setelah penembakan dua orang yang diduga pelaku ditangkap polisi. Keduanya diduga merupakan pelajar di sekolah tersebut.


(ams/nkn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed