DetikNews
Jumat 20 April 2018, 13:55 WIB

Pria Jerman yang Terlibat Serangan 9/11 Ditangkap di Suriah

Novi Christiastuti - detikNews
Pria Jerman yang Terlibat Serangan 9/11 Ditangkap di Suriah Dokumentasi -- Menara kembar WTC saat Serangan 9/11 (Spencer Platt/Getty Images/AFP)
Damaskus - Seorang warga Jerman kelahiran Suriah yang dituduh membantu perencanaan serangan 11 September 2001 ditahan di Suriah. Warga Jerman ini ditahan oleh Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang menjadi sekutu Amerika Serikat (AS) di Suriah.

Seperti dilansir AFP, Jumat (20/4/2018), penahanan warga Jerman ini dikonfirmasi oleh Pentagon atau Departemen Pertahanan AS pada Kamis (19/4) pekan ini.

"Kami bisa mengkonfirmasi bahwa Mohammad Haydar Zammar, seorang warga Jerman kelahiran Suriah, ditangkap lebih dari sebulan lalu oleh mitra SDF," sebut juru bicara Pentagon, Eric Pahon, dalam pernyataannya.


Secara terpisah, seorang komandan senior Kurdi di Suriah menuturkan kepada AFP bahwa Rabu (18/4) waktu setempat, bahwa Zammar telah ditahan dan sedang diinterogasi.

Zammar yang berusia 50-an tahun ini dituding merekrut beberapa pembajak Al-Qaeda yang beraksi saat serangan 11 September 2001 di Washington DC dan New York, AS. Nyaris 3 ribu orang tewas dalam serangan teror yang menjadi tragedi terbesar AS itu.

Pada Desember 2001, Zammar sempat ditahan di Maroko dalam operasi yang melibatkan agen CIA (Badan Intelijen Pusat AS). Dua pekan usai ditangkap, Zammar diserahkan kepada otoritas Suriah.


Tahun 2007, pengadilan Suriah menjatuhkan vonis 12 penjara terhadap Zammar karena terbukti bergabung dengan kelompok Ikhwanul Muslimin, dakwaan yang saat itu bisa berujung vonis mati. Saat konflik Suriah pecah tahun 2011, banyak tahanan garis keras di negara itu dibebaskan dari penjara atau melarikan diri dan bergabung dengan militan setempat.

Komandan senior Kurdi yang mengetahui penahanan Zammar, enggan menjawab saat ditanya apakah Zammar masih aktif bertempur sebagai salah satu anggota kelompok militan di Suriah. Diketahui bahwa Al-Nusra Front, pecahan Al-Qaeda dan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) terlibat dalam pertempuran dengan rezim Suriah dan koalisi pimpin AS.


(nvc/nkn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed