DetikNews
Selasa 06 Februari 2018, 10:12 WIB

Keluhkan Penyiksaan Mental, Napi Serangan 9/11 Tuntut Trump

Novi Christiastuti - detikNews
Keluhkan Penyiksaan Mental, Napi Serangan 9/11 Tuntut Trump Donald Trump (REUTERS/Win McNamee/Pool)
Colorado - Seorang narapidana terorisme terkait serangan 9/11 mengeluhkan penyiksaan mental yang dialaminya selama ditahan di Colorado, Amerika Serikat (AS). Napi bernama Zacarias Moussaoui ini menuntut Presiden AS Donald Trump atas kondisi penahanannya.

Dalam dokumen gugatan setebal halaman yang ditulis tangan, seperti dilansir AFP, Selasa (6/2/2018), Moussaoui yang seorang warga negara Prancis ini, mengklaim dirinya menjadi korban 'penyiksaan psikologis di tahanan isolasi'.

"Saya ingin didengar," tulis Moussaoui dalam gugatannya yang diajukan sejak Desember 2017.

Dalam gugatannya, Moussaoui menuding pemerintahan Trump dan Biro Urusan Penjara AS tidak memberikan dirinya akses untuk berkonsultasi dengan pengacara. "Untuk menghancurkan saya secara psikologis dan menghentikan saya mengungkapkan kebenaran soal 9/11," tulisnya.

Pengadilan AS sebelumnya telah menolak permohonan Moussaoui, yang kesehatan mentalnya menjadi pertanyaan dalam sidang tahun 2006 lalu. Saat itu, Moussaoui divonis penjara seumur hidup.

Oleh pengadilan AS, Moussaoui dinyatakan bersalah terlibat dalam serangan 11 September 2001 yang menewaskan nyaris 3 ribu orang di New York, Washington dan Pennsylvania. Moussaoui diyakini sebagai kandidat pembajak pesawat ke-20 dalam serangan 9/11 tersebut.

Otoritas AS meyakini Al-Qaeda mendalangi serangan 9/11. Dalam dokumen gugatan, Moussaoui memunculkan kembali tudingan lama soal keluarga Kerajaan Arab Saudi mendanai Al-Qaeda. Tudingan semacam ini telah dibantah mentah-mentah oleh Saudi dan penyelidikan resmi yang dilakukan.


(nvc/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed