DetikNews
Selasa 16 Januari 2018, 18:20 WIB

Kirim Alarm Palsu Soal Rudal Korut, Stasiun TV Jepang Minta Maaf

Rina Atriana - detikNews
Kirim Alarm Palsu Soal Rudal Korut, Stasiun TV Jepang Minta Maaf Bendera Jepang (Dok. detikcom)
Tokyo - Alarm palsu soal rudal Korea Utara (Korut) sempat diterima oleh warga Hawaii. Tiga hari usai kejadian itu, giliran warga Jepang yang menerima alarm palsu.

Dilansir dari CNN, Selasa (16/1/2018), pesan peringatan mengenai rudal Korut tersebut disiarkan oleh televisi nasional Jepang, NHK, pada Selasa (16/1) ini. NHK meralat pesan peringatan itu setelah beberapa menit. Tak lupa, NHK juga meminta maaf kepada publik Jepang.

Pesan peringatan soal rudal tersebut diterima para pengguna telepon genggam di Jepang, melalui aplikasi NHK yang di-install di perangkat mereka.

"Waspada NHK, Korea Utara kemungkinan telah meluncurkan rudal, peringatan pemerintah: evakuasi di dalam gedung atau di bawah tanah," demikian bunyi pesan peringatan dari NHK itu.

NHK telah menegaskan pesan peringatan itu merupakan kesalahan. "Berita waspada yang dikirim sebelumnya tentang rudal Korut adalah sebuah kesalahan. Tidak ada peringatan pemerintah yang dikeluarkan," jelas NHK.


Peringatan palsu tersebut muncul pada hari yang sama saat Amerika Serikat dan Kanada akan menjadi menjadi tuan rumah dialog damai mengenai krisis di Semenanjung Korea.

Bentuk sanksi yang akan diberikan ke Korut dan dan rencana Korut ikut serta dalam Olimpiade Musim Dingin di Korea Selatan (Korsel), masuk dalam topik pembahasan dialog itu.

Korsel dan Jepang akan turut serta dalam perundingan tersebut. Namun China, sebagai mitra perdagangan terbesar Korut, tidak ikut hadir.
(rna/nvc)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed