DetikNews
Selasa 19 September 2017, 18:10 WIB

China: Ancaman Tak Bisa Selesaikan Ketegangan Semenanjung Korea

Rita Uli Hutapea - detikNews
China: Ancaman Tak Bisa Selesaikan Ketegangan Semenanjung Korea salah satu rudal balistik Korut (Foto: Reuters)
Beijing - Pemerintah China menegaskan bahwa aksi atau retorika ancaman tak bisa membantu menyelesaikan ketegangan di Semenanjung Korea. Hal ini disampaikan setelah Menteri Pertahanan Amerika Serikat Jim Mattis mengisyaratkan adanya opsi militer terhadap Korut.

Korut telah berulang kali mengabaikan resolusi-resolusi PBB dengan terus melakukan uji coba nuklir dan rudal. Yang terbaru, Korut meluncurkan sebuah rudal yang melintasi wilayah Jepang pekan lalu.

Ketika ditanya apakah ada opsi militer yang akan diambil AS terhadap Korut, Mattis menjawab ada, namun menolak berbicara lebih detail.

"Perkembangan dalam isu nuklir semenanjung hingga saat ini membuktikan bahwa, tak peduli apakah itu ancaman militer dalam bentuk kata-kata atau dalam tindakan, itu tak bisa mempromosikan dan memajukan sebuah resolusi," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Lu Kang seperti dilansir kantor berita Reuters, Selasa (19/9/2017).

"Sebaliknya, itu malah menambah ketegangan dan membuat pencapaian tujuan denuklirisasi di semenanjung tampak lebih rumit dan sulit untuk dicapai," imbuhnya saat menanggapi pertanyaan wartawan mengenai komentar Mattis soal opsi militer terhadap Korut.

Senada dengan itu, Menteri Luar Negeri (Menlu) China Wang Yi dalam pertemuan dengan Menlu Rusia di PBB, menekankan bahwa isu semenanjung Korea harus diselesaikan secara damai.


(ita/ita)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed