DetikNews
Rabu 13 September 2017, 18:26 WIB

Kasihan, 1.100 Anak Rohingya Mengungsi Sendirian ke Bangladesh

Novi Christiastuti - detikNews
Kasihan, 1.100 Anak Rohingya Mengungsi Sendirian ke Bangladesh Anak-anak Rohingya yang mengungsi ke Bangladesh (REUTERS/Mohammad Ponir Hossainin)
FOKUS BERITA: Krisis Rohingya
Dhaka - Lebih dari 1.000 anak-anak Rohingya mengungsi ke Bangladesh sendirian. Tanpa keluarga, beberapa dari anak-anak mengaku hanya mengikuti orang-orang yang mengungsi, melewati sungai dan hutan hingga akhirnya tiba di Bangladesh.

"Beberapa wanita di kelompok bertanya, 'Di mana orangtuamu?' Saya bilang saya tidak tahu di mana mereka," tutur Abdul Aziz, bocah Rohingya berumur 10 tahun yang mengungsi sendirian ke Bangladesh, seperti dilansir AFP, Rabu (13/9/2017). Nama bocah ini sengaja diganti demi melindungi identitas aslinya.

"Seorang wanita berkata, 'Kami akan merawatmu seperti anak kami sendiri, ikutlah'. Setelah itu saya ikut dengan mereka," imbuhnya.


Seorang bocah Rohingya lainnya, Mohammad Ramiz (12), juga mengungsi sendirian dari desanya di Rakhine. Sama seperti Abdul Aziz, Ramiz mengakui dirinya mengikuti rombongan warga dewasa yang mengungsi ke Bangaldesh.

"Ada banyak kekerasan yang terjadi, jadi saya menyeberangi sungai bersama yang lain. Saya makan daun dari pepohonan dan minum air untuk bertahan hidup," tutur Ramiz yang juga bukan nama sebenarnya.

Data terbaru Badan PBB untuk Anak-anak, UNICEF, menyebutkan lebih dari 1.100 anak-anak Rohingya melarikan diri dari konflik di Rakhine dan tiba sendirian, tanpa orangtua, di Bangladesh. Angka itu tercatat sejak 25 Agustus saat konflik kembali pecah di Rakhine.


Anak-anak yang sendirian tanpa didampingi orangtua maupun keluarganya ini rawan mengalami tindak kekerasan seksual, teseret perdagangan manusia dan mengalami trauma psikologis.

Kebanyakan mereka diperkirakan telah menyaksikan anggota keluarga mereka sendiri dibunuh secara brutal di desa-desa Rakhine. Beberapa di antaranya diyakini berhasil lolos dari maut, setelah terdapat sejumlah anak yang tiba di Bangladesh dengan luka tembak atau luka terkena serpihan bom di tubuh mereka.

Jumlah anak-anak yang mengungsi seorang diri ke Bangladesh, atau anak-anak yang terpisah dari keluarga mereka di perjalanan, diperkirakan akan terus bertambah karena lebih banyak kasus mulai ditemukan.


Total lebih dari 370 ribu warga Rohingya telah mengungsi ke Bangladesh sejak 25 Agustus. Penghitungan PBB menunjukkan lebih dari separuh dari jumlah itu adalah anak-anak di bawah umur. Sebagai sampel, dari 128 ribu pengungsi Rohingya yang tiba di Bangladesh pada awal September ini, sekitar 60 persen di antaranya adalah anak-anak. Dari jumlah itu, sekitar 12 ribu anak-anak di antaranya berusia di bawah 1 tahun atau masih bayi.

"Ini menjadi kekhawatiran besar. Anak-anak ini membutuhkan dukungan ekstra dan bantuan untuk bisa bertemu kembali dengan anggota keluarga mereka," ucap pakar kemanusiaan dari Save the Children, George Graham, dalam pernyataannya.


(nvc/imk)
FOKUS BERITA: Krisis Rohingya
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed