detikNews
Kamis 22 Juni 2017, 14:17 WIB

Cuaca Panas Ekstrem di Amerika Serikat Renggut 4 Nyawa

Rita Uli Hutapea - detikNews
Cuaca Panas Ekstrem di Amerika Serikat Renggut 4 Nyawa
Washington - Cuaca panas ekstrem yang melanda wilayah Amerika Serikat bagian barat daya menelan korban jiwa. Empat orang tewas akibat gelombang panas yang juga telah menyebabkan pembatalan puluhan penerbangan.

Korban jiwa termasuk seorang gelandangan dan dua pendaki.

Media lokal, San Jose Mercury News melaporkan, dua korban tewas pertama terjadi pada Senin (19/6/2017) di Santa Clara County, California, selatan San Francisco, dan termasuk seorang pria gelandangan yang ditemukan di dalam sebuah mobil. Para korban hanya diidentifikasi sebagai seorang pria berumur 72 tahun dan seorang wanita berumur 87 tahun.

"Adalah tragis ketika seseorang tewas akibat hyperthermia mengingat dalam kebanyakan kasus, itu (kematian) bisa dicegah," ujar Dr. Michelle Jorden dari Kantor Koroner Santa Clara Count kepada San Jose Mercury News seperti dilansir kantor berita Reuters, Kamis (22/6/2017).

"Hyperthermia dan stres akibat panas terjadi ketika sistem pengatur suhu tubuh seseorang tidak dapat mengatasi temperatur tinggi. Ini dapat terjadi pada siapa pun. Sangatlah penting untuk tetap berada di lokasi sejuk, meminum banyak air atau mandi jika tubuh terlalu panas," imbuhnya.

Panas ekstrem, yang terjadi di tengah sistem tekanan tinggi di wilayah Four Corners -- titik pertemuan Colorado, Utah, New Mexico dan Arizona -- meningkatkan temperatur di atas normal di seantero wilayah barat daya AS. Di wilayah-wilayah tersebut, suhu udara bahkan bisa melampaui 50 derajat Celsius.

Jasad seorang pria berumur 57 tahun dan putranya yang berumur 21 tahun dari Corpus Christi, Texas, ditemukan awal pekan ini di Taman Nasional Carlsbad Caverns di New Mexico, tempat mereka melakukan hiking.

New Mexico State Police told an NBC affiliate in New Mexico that the scorching temperatures, which were over 100 degrees Fahrenheit (37.8 degrees Celsius), contributed to the deaths of the men.

Badan Cuaca Nasional dan otoritas setempat mengeluarkan peringatan soal cuaca panas ini, dan menyerukan warga untuk tetap berada di dalam ruangan dan meminum banyak air jika mereka berada di luar ruangan.

Cuaca ekstrem ini telah memaksa pembatalan lebih dari 20 penerbangan di Bandara Internasional Phoenix Sky Harbor dan penundaan penerbangan di Bandara Internasional McCarran di Las Vegas.


(ita/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com