DetikNews
Kamis 18 Mei 2017, 18:13 WIB

Pejabat Keamanan AS Candai Trump untuk Gunakan Pedang pada Pers

Novi Christiastuti - detikNews
Pejabat Keamanan AS Candai Trump untuk Gunakan Pedang pada Pers Donald Trump (REUTERS/Jonathan Ernst)
Connecticut - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menerima sebuah pedang dalam seremoni Patroli Laut AS. Kepala Departemen Keamanan Dalam Negeri AS (DHS) John Kelly melontarkan celetukan ke Trump untuk menggunakan pedang itu pada pers.

Seperti dilansir CNN, Kamis (18/5/2017), celetukan Kelly tak sengaja tertangkap mikrofon yang masih menyala, sehingga didengar banyak orang. Insiden ini biasa disebut insiden 'hot mic' yakni saat seseorang tidak menyadari mikrofon masih menyala dan melontarkan komentar yang kurang pantas didengar publik.

Insiden ini terjadi saat Trump menghadiri acara patroli Laut AS di New London, Connecticut pada Rabu (17/5) waktu setempat. Akademi Patroli Laut Kelas 2017 memberikan sebuah pedang seremonial kepada Trump sebagai wujud apresiasi.

Baca juga: Diterpa Kontroversi, Trump Mengeluh Diperlakukan Tidak Adil

Video insiden ini menunjukkan, Trump menerima pedang itu dari salah satu kadet Patroli Laut AS, kemudian berfoto dengannya. Trump lalu menyerahkan pedang itu ke kadet lainnya dan duduk di sebelah Kelly di atas panggung.

Saat itulah Kelly menoleh ke Trump dan melontarkan: "Gunakan itu ke pers, Pak."

Mendengar celetukan itu, Trump tertawa kecil dan menjawab: "Iya, itu benar."

Baca juga: Seruan Pemakzulan Trump Semakin Gencar di Parlemen AS

Dalam acara ini, Trump juga menyampaikan pidato di depan para kadet. Dia mengeluhkan perlakuan pers kepadanya yang disebutnya tidak adil. Pernyataan ini terkait berbagai kontroversi, terutama skandal kolusi pemerintahannya terkait Rusia, yang banyak diberitakan media-media AS.

"Lihat cara saya diperlakukan akhir-akhir ini, khususnya oleh media," ucap Trump.

"Tidak ada politikus dalam sejarah, dan saya katakan ini dengan keyakinan besar, yang pernah diperlakukan lebih buruk atau lebih tidak adil. Anda tidak bisa membiarkan mereka menjatuhkan Anda, Anda tidak bisa membiarkan para pengkritik dan mereka yang berpandangan negatif menghalangi mimpi Anda," imbuhnya.



(nvc/ita)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed