Lokasi Bangkai Pesawat EgyptAir MS804 Terdeteksi di Dasar Laut Mediterania

Novi Christiastuti - detikNews
Kamis, 16 Jun 2016 10:23 WIB
Ilustrasi (detikcom/Basith Subastian)
Kairo - Lokasi bangkai utama pesawat maskapai EgyptAir MS804 yang jatuh di Laut Mediterania, telah ditemukan. Keberadaan bangkai pesawat jenis Airbus A320 itu diidentifikasi oleh salah satu kapal pencari kotak hitam.

Disampaikan komisi penyelidikan yang dipimpin Mesir, seperti dilansir Reuters, Kamis (16/6/2016), kapal pencari bernama John Lethbridge milik Deep Ocean Search, yang dikontrak pemerintah Mesir, terus bekerja mencari kotak hitam pesawat yang bisa membantu memperjelas tragedi ini. Kapal tersebut dilengkapi dengan kendaraan bawah laut yang dikerahkan untuk melakukan pencarian di dasar laut.

Baca juga: Kapal Prancis Deteksi Sinyal Kotak Hitam EgyptAir di Laut Mediterania

EgyptAir MS804 yang membawa 66 orang, jatuh di Laut Mediterania pada 19 Mei lalu, saat mengudara dari Paris, Prancis ke Kairo, Mesir. Sejumlah puing kecil maupun benda dari pesawat tersebut ditemukan mengapung di sekitar lokasi jatuhnya pesawat. Namun temuan bangkai pesawat baru terjadi pekan ini.

Pekan ini, kapal John Lethbridge menyerahkan foto pertama bangkai pesawat MS804 di dasar laut kepada penyidik. Namun tidak dijelaskan lebih lanjut bagian pesawat sebelah mana yang ditemukan tersebut. Lokasi maupun waktu pasti temuan itu juga tidak disebutkan.

Kini, tim pencari yang ada di atas kapal bersama dengan penyidik tengah menyusun pemetaan titik penyebaran bagian pesawat lainnya. Puing maupun bagian dari badan pesawat itu akan diserahkan kepada komisi penyelidikan, untuk diselidiki lebih lanjut.

Baca juga: Cari Kotak Hitam EgyptAir di Laut Mediterania, 2 Perusahaan Asing Dilibatkan

Rekaman suara kokpit dan data penerbangan yang ada di kotak hitam pesawat, diketahui terletak di bagian ekor pesawat. Sinyal yang dipancarkan rekaman data penerbangan yang ada pada kotak hitam, diperkirakan akan berhenti pada 24 Juni mendatang.

Upaya pencarian kotak hitam pesawat dilakukan di perairan seluas 3 ribu meter. Tim pencari harus berpacu dengan waktu untuk menemukan lokasi kotak hitam pesawat.

(nvc/ita)