Diplomat Inggris Nikahi Kekasih Gay-nya di China

Diplomat Inggris Nikahi Kekasih Gay-nya di China

- detikNews
Selasa, 09 Sep 2014 14:20 WIB
Diplomat Inggris Nikahi Kekasih Gay-nya di China
Ilustrasi
Beijing -

Konsul Jenderal Inggris di Shanghai, China menikahi kekasih sesama jenisnya. Penikahan sesama jenis ini digelar di kediaman duta besar Inggris untuk China di Beijing.

Diplomat Inggris, Brian Davidson dan kekasih gay-nya Scott Chang yang berasal dari Amerika Serikat meresmikan hubungan mereka ke jenjang pernikahan pada Sabtu (6/9) lalu. Demikian seperti dilansir AFP, Selasa (9/9/2014).

Pernikahan ini digelar berdasarkan aturan baru, yang mengizinkan setiap warga negara Inggris untuk menggelar pernikahan sesama jenis di konsulat Inggris yang ada di 24 negara di seluruh dunia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Duta Besar Inggris untuk China, Sebastian Wood memposting foto dirinya bersama dua pengantin baru tersebut, di akun Weibo miliknya. Wood tampak tersenyum sambil membawa kartu merah bertuliskan 'keep calm and carry on'.

"Hari ini, saya sangat bahagia dan bangga untuk menjamu pernikahan sesama jenis dari Brian Davidson di kediaman saya. Saya berdoa semoga mereka bahagia selamanya," tulis Dubes Wood dalam akun Sina Weibo-nya.

Secara terpisah, juru bicara Kedubes Inggris di China membenarkan adanya pernikahaan sesama jenis tersebut. Namun mereka menolak berkomentar lebih banyak, karena pernikahan adalah urusan pribadi.

Di sisi lain, pernikahan sesama jenis ini memicu beragam tanggapan dan reaksi publik China. Di negara ini, hubungan sesama jenis tidaklah ilegal, namun pernikahan sesama jenis tidak diakui oleh hukum dan negara.

"Negara ini benar-benar sakit. Ini seperti hari terakhir Roma," tulis salah satu pengguna Weibo setempat.

"Saya menghormati budaya homoseksual asing. Tapi ini bukan budaya China. Tolong hormati itu," komentar seorang pengguna internet lainnya.

Kendati demikian, masih ada komentar yang mendukung pernikahan sesama jenis ini. "Ini cinta sejati. Saya doakan mereka baik-baik dan saya merasa iri," ucap pengguna Sina Weibo lainnya.

(nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads