detikNews
2019/11/29 17:29:48 WIB

Turki Tuduh Presiden Prancis Sponsori Terorisme di Suriah

Novi Christiastuti - detikNews
Halaman 1 dari 2
Turki Tuduh Presiden Prancis Sponsori Terorisme di Suriah Emmanuel Macron (REUTERS/Charles Platiau/Pool)
Ankara - Otoritas Turki menuduh Presiden Prancis, Emmanuel Macron, mensponsori terorisme di Suriah. Tuduhan ini dilontarkan setelah Macron mengkritik operasi militer Turki terhadap milisi Kurdi di wilayah Suriah.

Bulan lalu, Turki melancarkan serangan terhadap pasukan pimpinan Kurdi di Suriah. Presiden Recep Tayyip Erdogan saat itu menyatakan militer Turki menargetkan 'teroris' dari milisi Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG) dan kelompok radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS).

Namun langkah itu menuai kritikan, dengan beberapa pihak menyebut Turki memperlemah pertempuran melawan elemen-elemen ISIS dengan operasinya terhadap YPG. Padahal diketahui bahwa YPG sebelumnya menjadi ujung tombak dalam pertempuran melawan ISIS.


Seperti dilansir AFP, Jumat (29/11/2019), Macron yang berulang kali mengkritik operasi militer Turki, dalam kritikan terbaru menyebut Turki memberikan kondisi 'fait accompli' terhadap sekutu-sekutunya, yang membahayakan koalisi anti-ISIS. Fait accompli merupakan kondisi di mana suatu pihak tidak memiliki opsi lain kecuali menerima apapun yang telah diputuskan pihak lain.

Kritikan Macron itu menuai reaksi keras dari Turki, yang menuduh Prancis berniat mendirikan sebuah negara Kurdi di dalam Suriah.

"Bagaimanapun, dia (Macron-red) mensponsori organisasi teroris, dia menerima mereka secara rutin di Elysee (Istana Kepresidenan Prancis)," sebut Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu, seperti dikutip kantor berita Anadolu.


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com