detikNews
2019/10/09 11:55:36 WIB

AS Blacklist 28 Entitas China Terkait Penindasan Uighur, Ini Kata Beijing

Rita Uli Hutapea - detikNews
Halaman 1 dari 2
AS Blacklist 28 Entitas China Terkait Penindasan Uighur, Ini Kata Beijing warga Uighur di Xinjiang (Foto: DW (News))
Beijing - Pemerintah Beijing bereaksi atas keputusan pemerintah Amerika Serikat mem-blacklist 28 entitas China yang dianggap terlibat dalam pelanggaran hak-hak asasi terhadap warga muslim Uighur di wilayah Xinjiang. Beijing menyebut klaim AS tersebut "tak berdasar".

Menteri Perdagangan Amerika Serikat Wilbur Ross mengumumkan langkah tersebut pada Senin (7/10) waktu setempat, dengan mengatakan bahwa negaranya "tidak bisa dan tidak akan mentolerir penindasan brutal etnis minoritas di China."

Namun Beijing menyampaikan penolakan keras atas blacklist tersebut dan membela kebijakannya di wilayah Xinjiang, di mana kelompok-kelompok HAM menyebut bahwa lebih dari satu juta warga Uighur dan minoritas muslim lainnya ditahan di kamp-kamp pendidikan ulang di wilayah tersebut.


"Tidak ada yang disebut 'masalah hak asasi manusia' seperti yang diklaim oleh Amerika Serikat," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Geng Shuang seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (9/10/2019).

"Tuduhan ini tidak lebih dari alasan bagi Amerika Serikat untuk dengan sengaja mencampuri urusan dalam negeri China," cetusnya.

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com