detikNews
2019/10/08 19:03:37 WIB

77 Orang Ditangkap karena Langgar Larangan Masker di Hong Kong

Novi Christiastuti - detikNews
Halaman 1 dari 2
77 Orang Ditangkap karena Langgar Larangan Masker di Hong Kong Demonstran Hong Kong tetap turun ke jalan dengan memakai masker meski ada larangan (REUTERS/Susana Vera)
Hong Kong - Sedikitnya 77 orang ditangkap karena melanggar larangan memakai masker di tempat umum yang kini berlaku di Hong Kong. Larangan masker ini diberlakukan pemimpin Hong Kong, Carrie Lam, sejak akhir pekan lalu di tengah terus berlanjutnya unjuk rasa antipemerintah yang dinilai semakin anarkis.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (8/10/2019), larangan itu resmi diberlakukan sejak Sabtu (5/10) lalu dengan didasarkan pada undang-undang (UU) darurat era-kolonial, Emergency Ordinance Regulations (ERO), yang mengizinkan pemimpin Hong Kong membuat 'aturan apapun' dalam keadaan darurat atau bahaya publik, tanpa persetujuan parlemen.

Dituturkan Komandan Regional New Territories North, Kwok Yam-yung, dalam pernyataannya bahwa sedikitnya 77 orang ditangkap sejak larangan masker itu diberlakukan. Mereka yang ditangkap berasal dari berbagai usia, dengan yang paling muda berusia 12 tahun.


Kepolisian setempat menuturkan kepada wartawan setempat bahwa 74 orang ditangkap karena menggunakan masker wajah saat unjuk rasa dan tiga orang lainnya ditangkap karena tidak mematuhi perintah polisi untuk melepaskan masker yang mereka pakai di tempat umum.

Dalam pernyataannya, pihak kepolisian menyebut para demonstran membakar gedung dan melemparkan bom molotov ke mereka. Ada juga demonstran yang, menurut polisi, menyerang anggota masyarakat yang memiliki pandangan berbeda dari mereka.

"Aksi yang kejam dan sembrono seperti itu telah mendorong penegakan hukum ke ambang kehancuran total," sebut Kwok dalam pernyataannya.


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com